MINUT KOMENTAR-Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan pembangunan daerah dengan turut serta dalam rapat kerja dan dengar pendapat bersama Menteri Dalam Negeri RI melalui Zoom Meeting, selasa (29/04/2025).
Rapat yang berlangsung pada Senin ini dipimpin oleh Komisi II DPR RI di Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat dan dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus.
Salah satu isu utama yang dibahas dalam rapat adalah alokasi dan optimalisasi dana transfer pusat ke daerah. Diskusi ini menyoroti pentingnya pengelolaan dana transfer untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan di daerah, termasuk di Minahasa Utara.
Selain itu, perhatian juga diberikan pada peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dalam meningkatkan perekonomian daerah dan pelayanan publik.
Kedua lembaga ini dianggap sebagai pilar penting dalam memperkuat struktur ekonomi lokal dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Isu lain yang menjadi sorotan adalah penataan tenaga honorer dalam konteks kebijakan moratorium honorer. Rapat ini juga membahas program pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang bertujuan untuk menciptakan sistem kepegawaian yang lebih efisien dan profesional.
Bupati Joune Ganda. SE. MAP. MM. M.Si bersama Wakil Bupati Kevin W. Lotulung. SH. MH, secara aktif memberikan masukan terkait kebijakan ini.
Keduanya menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan kebijakan yang diambil dapat diimplementasikan secara efektif di Minahasa Utara.
Dalam rapat tersebut, Bupati Joune Ganda menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah adalah kunci untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Bupati Joune juga menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya sinergi dalam menyusun kebijakan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Kami percaya bahwa dengan koordinasi yang baik, Minahasa Utara dapat terus berkembang menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera,”ujar Joune.
Rapat kerja ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pemerintah pusat dan daerah, sekaligus menjadi langkah strategis dalam membangun Minahasa Utara yang lebih baik. Dengan fokus pada pengelolaan dana, penguatan BUMD dan BLUD, serta penataan kepegawaian, Minahasa Utara optimistis dapat mencapai target pembangunan yang berkelanjutan.
Semangat dan partisipasi aktif dari Bupati Joune dan jajaran pemerintah daerah menunjukkan komitmen mereka dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa Minahasa Utara dibawa pompinan JG-KWL, siap menghadapi tantangan pembangunan dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat.
JOppy SEnduk













