MINUT KOMENTAR-Musibah banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat Sulawesi Utara. Duka itu turut dirasakan oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.
Bupati Joune Ganda, SE. MAP. MM. M.Si, bersama Wakil Bupati Kevin Lotulung, SH, MH, menyampaikan rasa prihatin yang mendalam serta sepenanggungan atas tragedi yang merenggut korban jiwa dan meluluhlantakkan kehidupan warga.
“Kami berduka bersama seluruh masyarakat Sitaro. Doa dan simpati kami menyertai keluarga yang kehilangan, serta mereka yang terdampak. Kiranya Tuhan Yang Maha Esa memberikan kekuatan, penghiburan, dan pemulihan bagi saudara-saudara kita,” ungkap Bupati Joune.
Dalam pernyataan lewat instagram, Bupati dan Wakil Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara berdiri bersama masyarakat dalam doa dan solidaritas, sebagai wujud kepedulian dan persaudaraan yang tak terpisahkan.
Musibah ini menjadi pengingat akan pentingnya kebersamaan, saling menopang, dan menguatkan satu sama lain di tengah ujian. Harapan besar disampaikan agar masyarakat Sitaro segera bangkit, dengan dukungan doa dan solidaritas dari seluruh penjuru Sulawesi Utara.
Joppy Senduk







