MANADO KOMENTAR-Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, resmi melantik Lingga Nuarie sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa Utara, Senin (12/01/2026).
Lingga Nuarie menggantikan I Gede Widhartama yang pindah tugas sebagai Kejari Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.
Kajati Pattipeilohy dalam sambutannya, mengingatkan pentingnya profesionalitas dan integritas sebagai fondasi utama kinerja kejaksaan. Ia meminta pejabat yang baru, segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah Minahasa Utara serta menghadirkan kejaksaan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Jagalah marwah Korps Adhyaksa. Tunjukkan penegakan hukum yang humanis dengan pendekatan restoratif, terlebih di masa transisi penerapan KUHP dan KUHAP,” tegas Pattipeilohy.
Sebelum dilantik sebagai Kajari Minut Lingga Nuarie pernah menjabat sebagai Koordinator di Kejati Jawa Tengah, Plt. Kepala Kejari Pati, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus di Kejari Sidoarjo, serta Kasi Intel di Kejari Jakarta Barat.
Pengalaman panjang itu membentuk keahliannya dalam menangani perkara korupsi, mengelola intelijen, dan mengoordinasikan penindakan hukum. Dengan latar belakang tersebut, Lingga diharapkan membawa energi baru bagi Kejari Minahasa Utara dalam mewujudkan penegakan hukum yang bersih dan berkeadilan.
Dinamika Mutasi Kejaksaan
Pelantikan ini berlangsung bersamaan dengan penugasan baru bagi I Gede Widhartama, yang kini menjabat Kepala Kejari Ogan Komering Ilir. Mutasi tersebut mencerminkan dinamika organisasi kejaksaan yang terus bergerak untuk memperkuat pelayanan hukum di berbagai daerah.
Pelantikan Lingga Nuarie menandai awal baru bagi Kejari Minahasa Utara. Publik menaruh harapan besar agar kepemimpinannya mampu menghadirkan kejaksaan yang transparan, responsif, dan berintegritas.
Dengan jajaran baru, Kejari Minahasa Utara diharapkan semakin kokoh dalam menegakkan keadilan, menjaga kepercayaan masyarakat, serta membangun tata kelola hukum yang bersih dan berwibawa.
Jose







