MANADO KOMENTAR-Sejumlah Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Rakyat Indonesia (BRI) di ruas Jalan AA Maramis, tepatnya di Alfamart dan Fresh Mart, mengalami kerusakan sejak Sabtu (01/03/2026) dini hari hingga siang tadi, Senin (02/03/2026). Hingga kini, mesin tersebut tidak dapat digunakan, menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Kondisi ini membuat warga kesulitan melakukan transaksi. Salah satu nasabah bahkan terjebak karena ATM lain yang dicoba juga bermasalah. Situasi tersebut menambah beban masyarakat yang sangat bergantung pada layanan perbankan untuk kebutuhan sehari-hari.
Di lokasi ATM Alfanart, sejumlah nasabah menyampaikan kekesalan mereka. Meski kartu sudah dimasukkan dan proses penarikan berjalan, uang tidak kunjung keluar dari mesin. “Kami sudah ikuti semua prosedur, tapi uang tidak keluar. Ini sangat merugikan,” keluh seorang nasabah dengan nada kecewa.
Kerusakan berulang ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai perhatian dan tanggung jawab BRI terhadap kualitas layanan perbankan. Publik menilai, sebagai bank besar yang mengklaim dekat dengan rakyat, BRI seharusnya lebih sigap dalam memastikan fasilitas vital seperti ATM tetap berfungsi dengan baik.
Masyarakat berharap BRI segera turun tangan memperbaiki kerusakan ini. Layanan perbankan bukan sekadar fasilitas, melainkan kebutuhan mendasar yang menyangkut kepercayaan nasabah. Ketidakpedulian terhadap masalah ini dapat mencederai citra BRI sebagai bank yang mengedepankan pelayanan.
Jose







