MANADO KOMENTAR-Suasana haru dan khidmat menyelimuti Hotel Luwansa Manado saat Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune Ganda. SE. MAP. MM. M.Si, secara resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI-UI) Wilayah Sulawesi Utara periode 2026–2029.
Penetapan ini merupakan hasil dari Musyawarah Wilayah (MUSWIL) III ILUNI-UI Sulut yang berlangsung sukses, di Luwansa Hotel Manado.
Dalam sambutan pertamanya, Joune Ganda tidak langsung berbicara tentang program kerja, melainkan membuka hatinya dengan ucapan puji syukur yang mendalam kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Baginya, jabatan ini bukanlah sekadar titel prestisius, melainkan bentuk penyertaan Tuhan yang harus disikapi dengan rasa hormat dan kemuliaan hanya bagi-Nya.
Dengan nada suara yang tenang namun tegas, Joune menyampaikan rasa terima kasihnya yang tak terhingga kepada seluruh peserta MUSWIL III. Ia menyadari bahwa kepercayaan yang diberikan oleh lintas generasi alumni UI di Sulawesi Utara mulai dari senior hingga angkatan terbaru, adalah sebuah anugerah yang berat namun indah.
“Pertama-tama, segala puji dan syukur hanya bagi Tuhan Yang Maha Kuasa. Atas penyertaan-Nya, saya diperkenankan untuk mengemban tugas baru ini. Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada seluruh rekan-rekan alumni, para senior, dan adik-adik angkatan yang telah memberikan kepercayaan luar biasa kepada saya,” ujar Joune di hadapan ratusan alumni yang hadir.
Ia menekankan bahwa kepercayaan tersebut bukan untuk diagungkan, melainkan untuk diamalkan. “Ini adalah kehormatan sekaligus pengabdian. Saya menerima jabatan ini dengan kerendahan hati, menyadari bahwa saya hanyalah pelayan bagi keluarga besar ILUNI-UI Sulut,”ungkap Joune yang juga menjabat sebagai Sekjen APKASI.
Selaras dengan tema MUSWIL III, “Memperkuat Silaturahmi, Mengokohkan Organisasi, Menghasilkan Kontribusi Nyata,” Joune mengajak seluruh elemen ILUNI-UI untuk meleburkan ego dan potensi demi tujuan bersama. Ia percaya bahwa kekuatan terbesar organisasi ini terletak pada tali persaudaraan yang erat dan kolaborasi yang solid.
“Mari kita pererat silaturahmi. Jangan biarkan perbedaan angkatan atau fakultas menjadi sekat. Sebaliknya, mari kita leburkan potensi intelektual dan pengalaman kita untuk melahirkan gagasan-gagasan solutif,” ajaknya.
Joune juga menyoroti peran strategis ILUNI-UI dalam konteks nasional. Menurutnya, langkah menuju Indonesia Emas 2045 tidak bisa dimulai dari ruang hampa, tetapi harus bermula dari kontribusi nyata di daerah masing-masing, khususnya Sulawesi Utara.
“Kontribusi kita di Sulawesi Utara adalah batu bata pertama untuk membangun Indonesia yang lebih baik. Melalui ILUNI, kita akan pastikan bahwa setiap ide, setiap kritik, dan setiap bantuan yang kita berikan benar-benar berdampak bagi masyarakat,” tegasnya.
Diakhir sambutannya, Joune menutup dengan doa yang menyentuh hati. Ia memohon agar Tuhan Yang Maha Esa senantiasa menganugerahkan hikmat, kesehatan, dan kekuatan bagi seluruh pengurus dan anggota ILUNI-UI Sulut.
“Kiranya Tuhan memberkati langkah kita semua. Beri kami hikmat untuk memimpin, kesehatan untuk berkarya, dan kekuatan untuk bertahan dalam melayani. Mari kita jalani periode 2026-2029 ini dengan sukacita dan integritas,”tandasnya.
Dengan semangat kekeluargaan dan landasan spiritual yang kuat, kepemimpinan Dr. Joune Ganda di ILUNI-UI Sulut diharapkan dapat membawa organisasi alumni terbesar di Indonesia ini menjadi lebih inklusif, progresif, dan bermanfaat bagi pembangunan daerah maupun negara.
Joppy Senduk







