GORONTALO KOMENTAR-PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gorontalo terus mendukung percepatan pemerataan akses listrik hingga ke wilayah kepulauan melalui pembangunan infrastruktur kelistrikan strategis. Sebagai bentuk komitmen tersebut, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, meninjau langsung progres pembangunan Saluran Kabel Laut Tegangan Menengah (SKLTM) 20 kV yang menghubungkan Desa Ilangata dengan Pulau Dudepo, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara pada Selasa, (7/7).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Gorontalo, Dra. Hj. Idah Syahidah Rusli Habibie, M.H., Ketua DPRD Provinsi Gorontalo H. Idrus Mohamad Thomas Mopili, S.E., M.M., Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Ghalib Lahidjun, perwakilan Tim Anggota DPR RI Komisi XII, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Gorontalo, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo, Kepala Dinas Tenaga Kerja, ESDM, dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara.
Pembangunan SKLTM 20 kV ini merupakan salah satu proyek strategis PLN untuk menghadirkan listrik yang andal bagi masyarakat Pulau Dudepo. Melalui pemasangan kabel bawah laut sepanjang 1,95 kilometer sirkuit (kms), pasokan listrik dari Sistem SulutGo akan disalurkan menuju Pulau Dudepo sehingga masyarakat dapat menikmati layanan listrik PLN yang andal, aman, dan berkelanjutan.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun menjelaskan bahwa pembangunan jaringan kabel bawah laut ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan rasio elektrifikasi, menghadirkan layanan listrik yang andal dan berkelanjutan, serta membuka peluang peningkatan kualitas hidup, pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik bagi masyarakat Pulau Dudepo.
“Untuk seluruh sistem Suluttenggo, ini merupakan jaringan listrik pertama yang memasuki laut. Semoga hal ini menjadi langkah awal untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Pulau Dudepo, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta memperkuat pemerataan pembangunan di Provinsi Gorontalo,” ungkap Usman.
Ia menambahkan bahwa hingga saat ini progres fisik pembangunan telah mencapai 65,68 persen dan pekerjaan kini memasuki tahap penggelaran kabel bawah laut dari titik pendaratan di Desa Ilangata menuju Pulau Dudepo. PLN menargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan pada Agustus 2026, sehingga masyarakat Pulau Dudepo segera menikmati pasokan listrik PLN.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, DPR RI, DPRD Provinsi Gorontalo, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pembangunan infrastruktur kelistrikan ini. Melalui sinergi ini, kami optimistis pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target sehingga masyarakat Pulau Dudepo segera menikmati layanan listrik yang andal,” tambah Usman.
Pekerjaan pembangunan SKLTM ini dilaksanakan oleh konsorsium PT Persada Energy and Contracting, PT Bangun Prima Semesta, dan Lumintuna Marine Service dengan pengawasan langsung dari tim pengawas PLN Pusat Manajemen Proyek (Pusmanpro). Pengawasan dilakukan untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan memenuhi standar mutu, keselamatan, dan keandalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Wakil Gubernur Gorontalo, Dra. Hj. Idah Syahidah Rusli Habibie, M.H., menyampaikan apresiasi kepada PLN atas komitmennya menghadirkan listrik hingga ke wilayah kepulauan. Menurutnya, kehadiran listrik menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran PLN dan para penyelam yang bekerja di lapangan. Semoga seluruh proses berjalan lancar, para pekerja selalu diberikan kesehatan dan keselamatan sehingga proyek ini dapat selesai sesuai target dan segera memberikan manfaat bagi masyarakat Pulau Dudepo,” ungkap Idah.
Ia berharap pembangunan infrastruktur kelistrikan tersebut dapat segera dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Pulau Dudepo.
“Listrik merupakan urat nadi kehidupan masyarakat. Karena itu kami berharap pekerjaan ini dapat berjalan lancar sehingga mampu melistriki sekitar 390 kepala keluarga dengan jumlah penduduk sekitar 1.400 jiwa di Pulau Dudepo,” tambahnya.
Setelah penyambungan listrik ke Pulau Dudepo berhasil diselesaikan, Rasio Desa Berlistrik (RDB) PLN di Provinsi Gorontalo akan mencapai 100 persen, dimana seluruh desa di Provinsi Gorontalo telah menikmati layanan listrik dari PLN. Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam mendukung pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, membuka peluang pertumbuhan ekonomi, serta menghadirkan energi berkeadilan bagi seluruh masyarakat hingga ke wilayah kepulauan.
Narahubung
Noven N. Koropit
Manager Komunikasi & TJSL
PLN UID Suluttenggo
Tlp 0816239962







