Olly Dondokambey Temui Gubernur Yulius Selvanus, Bawa Semangat Merakyat dan Warisan Pembangunan

MANADO KOMENTAR-Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti Ruang Kerja Gubernur Sulawesi Utara, Senin (11/5/2026), saat Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut, Dr. Ir. H. Olly Dondokambey, SE. MM, memimpin langsung rombongan pengurus partai menemui Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus.

Bagi banyak pengamat politik dan masyarakat Sulawesi Utara, pertemuan ini memiliki makna simbolis yang dalam. Olly Dondokambey bukan sekadar ketua partai, ia adalah mantan Gubernur Sulawesi Utara yang menjabat selama dua periode (2010–2020).

Selama masa kepemimpinannya, Olly dikenal sebagai pemimpin yang “turun ke bawah”, merakyat, dan meninggalkan warisan infrastruktur serta fasilitas publik yang hingga kini masih dinikmati masyarakat.

Kedatangan Olly yang mengenakan seragam khas “Banteng Moncong Putih” didampingi pengurus DPD, menunjukkan bahwa ia tetap mempertahankan gaya kepemimpinannya yang dekat dengan rakyat, meski kini berada di struktur partai.

“Saya datang ke sini bukan hanya sebagai Ketua Partai, tetapi sebagai putra daerah yang mencintai Sulawesi Utara. Dulu sebagai Gubernur, saya belajar bahwa kunci pembangunan adalah mendengar suara rakyat. Sekarang, melalui PDI Perjuangan, kami ingin memastikan aspirasi rakyat itu tetap tersalurkan dan didukung oleh pemerintah provinsi,” ujar Olly usai pertemuan.

Rekam jejak Olly sebagai Gubernur dua periode sering dikaitkan dengan percepatan pembangunan infrastruktur dasar, seperti perbaikan jalan poros, fasilitas kesehatan (RSUD), dan pendidikan di daerah terpencil. Spirit inilah yang coba dibawa Olly dalam konsolidasi partai saat ini, bahwa politik harus bermuara pada kesejahteraan nyata bagi rakyat.

Dalam pertemuan tersebut, Olly menekankan pentingnya stabilitas dan kerja sama solid antara eksekutif dan legislatif. Dengan pengalamannya memimpin provinsi selama 10 tahun, Olly memahami betul dinamika birokrasi dan tantangan pembangunan di Sulut.

“Pembangunan daerah membutuhkan stabilitas. Saya telah merasakan sendiri bagaimana sulitnya membangun jika tidak ada sinergi. Karena itu, PDI Perjuangan berkomitmen penuh mendukung program Gubernur Yulius Selvanus yang sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kami siap menjadi mitra kritis yang konstruktif,” tegas Olly.

Menanggapi pertanyaan mengenai isu koalisi menjelang 2029, Olly dengan tenang meluruskan bahwa fokus utama saat ini adalah konsolidasi internal dan penguatan organisasi pasca-Konferda.

“Jangan dilihat dari kacamata politik transaksional. Pertemuan ini adalah silaturahmi dan perkenalan struktur baru. Kami ingin memastikan mesin partai berjalan efektif untuk melayani masyarakat, bukan hanya mengejar kekuasaan,” jelas Olly.

Ia menambahkan, jalinan komunikasi yang baik antara PDI Perjuangan dan Pemprov Sulut sebenarnya sudah terjalin erat melalui fraksi di DPRD. Pertemuan hari ini hanyalah formalisasi dari hubungan kerja yang sudah berjalan produktif.

Kehadiran Olly Dondokambey dalam pertemuan ini mengingatkan publik akan figur pemimpin yang telah membuktikan diri melalui karya nyata. Fasilitas-fasilitas publik yang dibangun di era kepemimpinannya menjadi bukti fisik dari visi “Sulut Hebat” yang pernah dicanangkannya.

Dengan kembali aktif menggerakkan roda partai, Olly berharap dapat melanjutkan semangat pelayanan tersebut. “Kami ingin PDI Perjuangan menjadi rumah bagi semua orang Sulut, tempat di mana kepentingan rakyat didahulukan. Ini adalah cara kami menjaga warisan pembangunan dan semangat kerakyatan yang telah kami tanamkan selama bertahun-tahun,” tutup Olly.

Gubernur Yulius Selvanus menyambut baik kunjungan tersebut. Ia mengapresiasi pendekatan Olly yang mengedepankan dialog dan kekeluargaan. “Komunikasi dengan Pak Olly sudah sangat cair. Beliau adalah senior dan mantan Gubernur yang kontribusinya besar bagi Sulut. Masukan dan dukungan dari PDI Perjuangan sangat kami hargai,” kata Gubernur.

Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut berakhir dengan foto bersama, menandai babak baru kolaborasi antara kekuatan politik terbesar di Sulut dan pemerintah provinsi, dengan semangat tunggal: Memajukan Sulawesi Utara.

Joppy Senduk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga