Hadir di Rumah Duka Kaleb Yosep Sumero di Talawaan, Bupati Joune: Kami Turut Merasa Kehilangan

MINAHASA UTARA KOMENTAR-Suasana haru dan duka menyelimuti Desa Winetin, Kecamatan Talawaan, seiring berpulangnya Almarhum Kaleb Yosep Sumero ke pangkuan Tuhan Yang Maha Esa.

Ditengah suasana kehilangan yang mendalam tersebut, Bupati Minahasa Utara, Pnt. Dr. Joune Ganda. SE. MAP. MM. M.Si, hadir secara langsung di rumah duka untuk memberikan penguatan moril dan menyatakan rasa sepenanggungan yang tulus kepada keluarga besar yang ditinggalkan.

Kehadiran Bupati Joune adalah wujud nyata empati seorang pemimpin terhadap rakyatnya. Dengan sikap rendah hati, Bupati Joune duduk bersama keluarga, mendengarkan cerita tentang almarhum, dan menyampaikan bahwa rasa sakit akibat kehilangan ini juga dirasakan olehnya dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.

“Disaat-saat sulit seperti ini, kami ingin keluarga tahu bahwa mereka tidak sendirian. Atas nama pemerintah daerah dan pribadi saya beserta keluarga besar Ganda-Davega, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Kami merasakan sepenanggungan ini sebagai bagian dari keluarga besar Minahasa Utara,” ujar Bupati Joune dengan nada lembut saat melayat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Joune juga memimpin doa singkat, memohon agar segala amal bakti, kebaikan, dan dedikasi yang pernah ditorehkan oleh Almarhum Kaleb Yosep Sumero semasa hidupnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Ia mendoakan agar almarhum ditempatkan di tempat yang paling mulia sesuai dengan iman dan kepercayaannya.

“Tuhan telah memanggil pulang salah satu putra terbaik kita. Semoga beliau tenang dalam damai sejahtera-Nya,” tambahnya.

Tak lupa, Bupati Joune memberikan kata-kata penghiburan khusus kepada istri, anak-anak, dan seluruh kerabat almarhum. Ia berdoa agar Tuhan Sumber Penghiburan melimpahkan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan yang luar biasa bagi keluarga yang ditinggalkan untuk melewati masa-masa berat ini.

Kunjungan Bupati Joune Ganda ke Desa Winetin ini menjadi simbol penting dari gaya kepemimpinannya yang mengedepankan aspek kemanusiaan (humanis). Bagi masyarakat Talawaan khususnya dan Minahasa Utara umumnya, kehadiran bupati di saat-saat paling rentan seperti ini memberikan kehangatan tersendiri dan memperkuat ikatan emosional antara pemimpin dan yang dipimpin.

Sebelum meninggalkan rumah duka, Bupati Joune kembali menggandeng tangan keluarga inti almarhum, berpesan untuk tetap kuat dan saling menguatkan. “Biarkan kenangan indah tentang Almarhum Kaleb menjadi kekuatan bagi kita semua untuk terus melangkah,” pungkasnya.

Jose

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *