Letkol CKU Yohanes Restu Hasto Wibowo Raih Gelar Doktor Unsrat

Letkol CKU. Dr. Yohanes Restu Hasto Wibowo bersama Istri

MANADO KOMENTAR-Kamis (16/04/2026), Ruang sidang lantai 5 Program Pasca Sarjana Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, menjadi saksi pencapaian akademik Letkol CKU Yohanes Restu Hasto Wibowo.

Salahsatu perwira keuangan Pusziad itu, tampil sebagai Promovendus dan berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen dengan predikat memuaskan. Momen ini bukan sekadar pencapaian akademik, melainkan tonggak penting yang menegaskan sinergi antara disiplin militer dan kecerdasan intelektual.

Sidang terbuka yang berlangsung selama dua jam dipimpin oleh Sekretaris Tim Penguji, Prof. Ir. Arthur Gehart Pinaria, MP., PhD., Wakil Rektor I Bidang Akademik Unsrat. Dengan jawaban yang tegas dan meyakinkan, lulusan Akademi Militer tahun 2007 ini berhasil menuntaskan seluruh pertanyaan penguji, termasuk dari Prof. Dr. Diah Natalisa, MBA (Penguji Eksternal), serta jajaran promotor dan ko-promotor.

Disertasi berjudul “Pengaruh Kepemimpinan Partisipatif terhadap Kinerja Personel melalui Pemberdayaan Psikologis, Kepercayaan terhadap Pimpinan dan Keterlibatan Kerja di Lingkungan TNI AD” menyoroti pentingnya etos kepemimpinan militer dalam menghadapi ketidakpastian geopolitik.

Yohanes menjelaskan bahwa kepemimpinan partisipatif berbasis disiplin militer dapat menjadi model hibrida yang menjaga kekuatan internal sekaligus mendorong kolaborasi dan pemberdayaan.

Riwayat pendidikan yang panjang dan berlapis, mulai dari Sarjana Ekonomi di STIE Swadaya Manado, Magister Akuntansi di Unsrat, hingga Magister Pertahanan di Universitas Pertahanan RI, menunjukkan dedikasi Yohanes dalam menggabungkan ilmu pengetahuan dengan pengalaman militer.

Pencapaian ini meneguhkan bahwa seorang perwira tidak hanya dituntut untuk gagah di medan tugas, tetapi juga cerdas dalam ruang akademik. Gelar doktor yang diraih Letkol CKU Yohanes Restu Hasto Wibowo menjadi inspirasi bagi generasi TNI AD dan masyarakat luas: bahwa disiplin, strategi, dan keberanian moral dapat berpadu dengan ilmu pengetahuan demi memperkuat bangsa di tengah arus ketidakpastian global.
Jose

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *