MINAHASA KOMENTAR-Suasana duka menyelimuti keluarga besar Roring–Waani di Desa Leilem, Kabupaten Minahasa, karena kehilangan sosok Mama/Oma tercinta, Ibu Fitje Roring Waani.
Kepergian Almarhumah Ibu Fitje Roring Waani meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, khususnya bagi Anggota DPRD Sulut Dr-Ir. Royke Octavian Roring. Dalam momen penuh haru ini, kebersamaan dan kepedulian hadir sebagai penghiburan.
Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara bersama keluarga besar Sekretariat DPRD Sulut, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Fransiscus Andi Silangen, melayat ke rumah duka sekaligus menghadiri ibadah penghiburan. Kehadiran mereka menjadi wujud nyata solidaritas, penghormatan terakhir, serta dukungan moril bagi keluarga yang ditinggalkan.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam. Ia menegaskan bahwa kehadiran jajaran DPRD bukan hanya sebagai bentuk penghormatan, tetapi juga sebagai tanda kebersamaan dalam menghadapi peristiwa kehilangan.
“Kami hadir untuk menyatakan bahwa keluarga besar DPRD Sulut turut merasakan duka ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan penghiburan dari Tuhan,” ungkap Silangen dengan penuh empati.
Duka memang meninggalkan kesedihan, namun kebersamaan dan doa yang terjalin menjadi penguat bagi keluarga. Kehadiran Ketua DPRD bersama jajaran menjadi simbol bahwa dalam setiap kehilangan, ada tangan yang terulur untuk menguatkan, ada hati yang peduli untuk menenangkan. Semoga keluarga Roring–Waani tetap tegar dan dikuatkan dalam kasih Tuhan.
Jose







