MANADO KOMENTAR-Semangat penguatan tata kelola pemerintahan desa kembali bergema di Auditorium Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, dimana Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune J.E. Ganda. SE. MAP. MM. M.Si, menghadiri agenda dalam rangka penguatan tata kelola pemerintahan desa yang berlangsung di Auditorium Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Selasa (07/04/2026).
Dalam momentum penting itu, Bupati Joune hadir bersama jajaran tokoh hukum dan pemerintahan untuk meneguhkan komitmen bersama membangun desa yang transparan dan berdaya.
Agenda tersebut merupakan bagian dari Optimalisasi Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) yang digagas Kejaksaan RI, sekaligus menjadi panggung pengukuhan pengurus DPD dan DPC Asosiasi Badan Pemusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) se-Sulawesi Utara. Suasana penuh makna tercipta ketika Kepala Kejati Sulut, Jacob Hendrik Pattipeilohy, menyematkan pin di jaket Bupati Joune Ganda, sebuah simbol dukungan dan sinergi antar lembaga demi desa yang lebih kuat.
Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan RI, Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., M.H., yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS. Kehadiran beliau menegaskan bahwa pengawasan dan kesadaran hukum bukan sekadar wacana, melainkan fondasi utama dalam pengelolaan dana desa.
Dengan sinergi yang terjalin, diharapkan lahir tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan bebas dari penyimpangan. Lebih dari sekadar seremoni, agenda ini menjadi panggilan moral bagi seluruh pemangku kepentingan: menjaga amanah rakyat, membangun desa dengan hati, dan memastikan setiap rupiah dana desa benar-benar kembali untuk kesejahteraan masyarakat.
Jose







