DPRD Sulut Desak Pemerintah Perhatikan Panti Sosial Pasca Kebakaran Panti Werdha Damai

Berita Utama, DPRD1060 Dilihat

MANADO KOMENTAR-Musibah kebakaran yang melanda Panti Werdha Damai Manado pada Minggu malam, 29 Desember 2025, meninggalkan duka mendalam.

Sebanyak 16 lansia dilaporkan meninggal dunia, terdiri dari dua pria dan 14 wanita. Hingga kini, empat jenazah telah berhasil diidentifikasi oleh Polda Sulut.

Tragedi ini memantik perhatian DPRD Sulawesi Utara. Anggota Komisi II, Jeane Laluyan, menegaskan perlunya kementerian dan dinas terkait memberi perhatian serius terhadap keberadaan panti sosial di daerah. Ia menekankan pentingnya penempatan tenaga keamanan dan tenaga medis di setiap panti, khususnya panti wreda.

“Tidak semua panti dinaungi pemerintah daerah. Banyak juga panti swasta yang membutuhkan perhatian. Pemerintah harus hadir untuk memastikan keselamatan para penghuni,” ujar Laluyan, politisi asal Manado.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulut, Louis Schramm, menyampaikan bahwa pihaknya telah meminta Dinas Sosial Provinsi Sulut segera menyalurkan bantuan kepada pengelola maupun korban.

“Pemerintah harus memberikan bantuan sesuai tupoksi dan regulasi. Dalam kondisi darurat seperti ini, kami minta agar bantuan segera diberikan,” tegas politisi Gerindra tersebut.

Musibah ini menjadi pengingat betapa rentannya para lansia yang tinggal di panti sosial. DPRD Sulut berharap tragedi serupa tidak terulang, dengan adanya langkah nyata pemerintah dalam memperkuat pengawasan, fasilitas, dan perlindungan di seluruh panti sosial di Sulawesi Utara.

Joppy Senduk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *