MINUT KOMENTAR-Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Minahasa Utara, Kamis (08/01/2026). Setibanya di daerah tersebut, ia langsung meninjau Mal Pelayanan Publik (MPP) yang menjadi pusat integrasi berbagai layanan administrasi masyarakat.
Dalam kunjungan itu, Akhmad Wiyagus menyaksikan secara langsung proses pelayanan di sejumlah loket. Ia berinteraksi dengan petugas dan memantau alur pelayanan mulai dari loket pertama hingga loket terakhir.
Menurutnya, sistem yang diterapkan di MPP Minahasa Utara berjalan cepat, singkat, efisien, dan terintegrasi sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Wamendagri menegaskan bahwa keberadaan MPP sangat mendukung Program Strategis Nasional dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia memberikan apresiasi kepada Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, SE. MAP. MM. M.Si, atas kepemimpinannya menghadirkan MPP sebagai sarana penting dalam reformasi birokrasi.
“MPP adalah bukti nyata komitmen Bupati Joune Ganda dalam menciptakan iklim pelayanan dan investasi yang kondusif,” ujar Akhmad Wiyagus.
Meski memberikan apresiasi, Wamendagri tetap mengingatkan agar Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara tidak cepat berpuas diri dengan capaian yang ada. Ia menekankan pentingnya inovasi berkelanjutan guna mewujudkan pelayanan publik yang benar-benar pro rakyat.
Selain itu, ia menekankan perlunya sosialisasi intensif agar masyarakat semakin memahami dan memanfaatkan MPP secara optimal untuk berbagai kebutuhan administrasi.
Wamendagri juga mengunjungi salahsatu dapur Badan Gizi Nasional (BGN) Minahasa Utara di Desa Suwaan.
Dalam kunjungan tersebut, Wamendagri meninjau langsung setiap tahapan proses, mulai dari bahan pangan yang masuk, cara pengolahan di dapur, hingga distribusi makanan ke sekolah-sekolah. Ia menyatakan kepuasannya atas kerja cepat, higienis, dan penuh perhatian yang ditunjukkan tim MBG Suwaan.
“Saya melihat sendiri bagaimana makanan disiapkan dengan standar kebersihan yang tinggi dan kandungan gizi yang terjaga. Ini adalah bentuk pelayanan nyata yang harus terus didukung,” ungkap Wamendagri.
Program MBG yang dikelolah di dapur BGN Suwaan adalah wujud nyata kepedulian terhadap masa depan generasi muda. Setiap piring yang disajikan membawa harapan anak-anak dapat belajar dengan tubuh sehat, pikiran segar, dan semangat yang terjaga.
Wamendagri menegaskan bahwa perhatian terhadap gizi anak sekolah adalah bagian dari tanggung jawab bersama. Ia ingin memastikan dapur BGN di Minahasa Utara benar-benar layak dikonsumsi, sehingga tidak ada keraguan bagi orang tua maupun guru terhadap kualitas makanan yang diberikan.
“Anak-anak adalah masa depan bangsa. Apa yang dilakukan BGN Suwaan adalah investasi berharga bagi mereka,” tegas Wamendagri.
Dalam kunjungan tersebut, Wamendagri Akhmad Wiyagus didampingi oleh Sekretaris Kabupaten Novly Wowiling, Asisten II Robby Parengkuan serta sejumlah pejabat eselon II Pemkab Minahasa Utara.
Joppy Senduk













