MINAHASA KOMENTAR-Untuk Memperingati Hari Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen ke-194 Tahun, di Minahasa dan menyambut Hari Ulang Tahun Jemaat Baitel Batusaiki ke- 69 Tahun di Manado Wilayah Manado Utara IV
Jemaat GMIM Baitel Batusaiki Manado melaksanakan kegiatan Napak Tilas Rohani ke makam dua tokoh penting dalam sejarah pekabaran Injil di Tanah Minahasa Sulawesi Utara yaitu Pdt Johann Gottlob Schwarz Di Langowan dan Pdt Johann Friedich Riedel di Tondano.
Kegiatan Napak Tilas Rohani ini dilaksanakan pada jumat 6 Juni 2025 dengan diikuti oleh jemaat dari berbagai sektor pelayanan kolom 1 sampai kolom 11 dengan di dampingi Penatua dan doaken masing masing kolom.
Rangkaian kegiatan meliputi ibadah syukur di Lokasi tempat Peristirahatan dari Misionaris Schwarz, di Langowan dan RIedel di Tondano.
Usai mengunjungi kedua Makam Misionaris tersebut, seluruh Jemaat yang tergabung dalam (BIPRA)Bapak, Ibu, Pemuda, Remaja dan Anak yang berjumlah ratusan ini di arahkan ke lokasi kawasan Benteng Moraya di Watulambot Tondano untuk melaksanakan Ibadah dan rekreasi secara penuh kekeluargaan.
Ibadah yang di pimpin Ketua BPMJ GMIM Baitel Batusaiki Manado Pdt Renny Singal Pantow MTh menekankan pentingnya kita sebagai warga Gereja untuk mengingatkan sejarah pelayanan para misionaris ini agar kita sebagai Jemaat mampu mengikuti apa yang pernah dilakukan oleh penginjil atau misionaris yang telah berbuat banyak di tanah Minahasa sebagai bentuk penghormatan kepada para pelayan Tuhan yang telah menjadi pionir dalam menyebarkan Injil di tanah tanah ini.
Pantow juga menyampaikan semangat pengabdian dan keteguhan iman dari Riedel dan Schwarz menjadi teladan bagi kita untuk terus melayani dengan setia, meskipun menghadapi berbagai tantangan.
Dia juga mengingatkan bahwa akar sejarah pelayanan mereka(misionaris)adalah penuh pengorbanan dan hasilnya kita boleh menikmati terang Injil hari ini dengan semangat yang sama sebut Pantow.
Hadir dan ikut mndampingi sejumlah pendeta ,Pdt M.Kunenengan Badilo STH ,Pdt Cici Samadi STh serta unsur Penatua Doaken dan koordinator BIPRA.
Ketua Panitia Hari Hari Raya Gerejawi Pdt Junior Umboh STh mengatakan Kegiatan ini dilanjutkan dengan rekreasi bersama Jemaat sekaligus menjadi momen refleksi rohani yang memperkuat iman dan panggilan pelayanan jemaat, sekaligus menumbuhkan rasa syukur atas warisan rohani yang ditinggalkan oleh para misionaris terdahulu.
Sementara itu Penatua Kolom 5 Femmy Katiho Taiwilan ikut memberikan mengapresiasi dengan agenda rutin tahunan yang dapat menumbuhkan rasa kekeluargaan dalam pelayanan dengan sesama jemaat.
(dacko)







