Musancab PDIP Minut, Joune-Olly Instruksikan Mesin Partai Siap Tempur

MINUT KOMENTAR-JG Center di Jalan Soekarno, Kamis (28/5/2026), menjadi pusat pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) se-Kabupaten Minahasa Utara.

Kegiatan tersebut, sekaligus menjadi arena konsolidasi kekuatan total dengan hadirnya dua raksasa politik Sulawesi Utara, Dr. Olly Dondokambey. SE dan Dr. Joune Ganda. SE. MAP. MM. M.Si, keduanya turut memberikan pesan tegas guna kembali memenangkan Pileg mendatang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Reza Rumambi, Bendahara Andrei Angouw, serta seluruh struktur partai dari tingkat DPC se-Sulut dan ranting se-Kabupaten Minahasa Utara, sekaligus menandai babak baru strategi elektoral PDIP di Minut.

Ketua DPC PDI-P Minut, Dr. Joune Ganda, membuka sidang musyawara dengan nada tinggi sekaligus membakar semangat para kader yang mengikuti Musancab.

Joune Ganda menjelaskan bahwa PDIP sedang berada di puncak kejayaan dengan menguasai jabatan eksekutif dan legislatif di Minahasa Utara.

“Kita pemenang Pilkada dua kali berturut-turut. Kita punya modal besar. Tapi ini juga beban positif. Menjaga puncak itu jauh lebih sulit daripada merebutnya,” tegas Joune di hadapan ratusan kader yang menyambutnya dengan standing applause.

Joune menekankan bahwa kunci mempertahankan kekuasaan bukan pada arogansi, tapi pada demokrasi terpimpin dan kepatuhan mutlak terhadap garis DPP dan DPD.

“Siapa pun yang diberi amanah, wajib diamankan posisinya. Kita adalah partai ‘Wong Cilik’. Jika kita lupa merawat rakyat kecil, maka puncak itu akan runtuh,”tqndasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Perjuangan Sulawesi Utara yang juga Gubernur Sulawesi Utara dua periode sebelumnya, Dr. Olly Dondokambey, hadir membawa mandat langsung dari Kongres ke-6 PDI Perjuangan di Bali. Bagi Olly, Musancab bukan acara seremonial, tapi tahap akhir konsolidasi struktural yang wajib tuntas Mei 2026.

Dengan gaya kepemimpinannya yang khas, Olly memberikan “lampu hijau” sekaligus target waktu yang ketat. “Setelah Sitaro besok, tugas DPC membentuk PAC. Selanjutnya, gerakkan mesin ke tingkat ranting dan anak ranting. Tidak ada lagi waktu untuk santai,”tegas Olly.

Ia langsung menginstruksikan agar mesin pemenangan sudah harus bergerak sejak Agustus-September 2026. “Rekrutmen kader potensial harus rampung di 2027. Seleksi berdasarkan kinerja, bukan kedekatan.

Secepatnya harus turun ke lapangan tiga tahun sebelum hari H. Kita ingin menang telak, bukan sekadar ikut,” tegas Olly yang juga Bendahara Umum DPP PDI-P ini.

Puncak dari rangkaian konsolidasi ini adalah persiapan menyambut kunjungan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, yang dijadwalkan akan melantik langsung Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Minahasa Utara.

Momen ini dijadikan Joune dan Olly sebagai alat pemersatu untuk memastikan tidak ada retak sedikitpun dalam barisan kader menjelang pelantikan.

Musancab yang berjalan dengan semangat perjuangan ini mengirimkan sinyal kuat kepada lawan-lawan politik di Minahasa Utara bahwa, PDI Perjuangan tidak hanya sedang berkuasa, tetapi sedang mengorganisir dominasi untuk dekade berikutnya.

Dengan kombinasi kepemimpinan lokal Joune Ganda yang karismatik dan dukungan struktural Olly Dondokambey yang militan, PDIP Minut tampak siap menghadapi segala dinamika politik dengan pondasi yang kuat.

Jose

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *