MANADO KOMENTAR-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara menerima kunjungan kerja strategis dari Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara, Kamis (23/4/2026). Rombongan diterima oleh Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Andi Silangen, didampingi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris DPRD, Niklas Silangen, S.Sos., M.Si.
Pertemuan tersebut, menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat (melalui Kementerian Pertanian) dan pemerintah daerah dalam mendorong transformasi sektor pertanian. BRMP, yang sebelumnya dikenal sebagai BPTP atau BPSIP, hadir membawa misi khusus untuk mengintegrasikan inovasi teknologi pertanian terbaru ke dalam kebijakan pembangunan daerah.
Ketua DPRD Andi Silangen menyambut hangat kedatangan jajaran BRMP Sulut. Ia menekankan bahwa pertanian merupakan salah satu tulang punggung ekonomi Sulawesi Utara yang harus terus dimodernisasi agar tetap kompetitif dan berkelanjutan.
“Kehadiran BRMP di Sulawesi Utara adalah aset berharga. Kami di DPRD sangat mendukung penuh setiap inisiatif yang membawa teknologi modern kepada petani kita. Sinergi antara riset yang dilakukan BRMP dan regulasi yang kami buat di DPRD akan menjadi kunci untuk mencapai swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani lokal,” ujar Andi Silangen.
Ia menambahkan bahwa legislasi daerah harus mampu memfasilitasi adopsi teknologi pertanian, mulai dari penyediaan bibit unggul, mekanisasi alat pertanian, hingga digitalisasi pasar hasil bumi.
Representatif dari BRMP Sulawesi Utara dalam pertemuan tersebut memaparkan berbagai program unggulan dan terobosan teknologi yang telah dan akan diterapkan di wilayah Sulut. Mereka menyoroti pentingnya dukungan politik dan anggaran dari DPRD agar inovasi-inovasi tersebut dapat diakses secara luas oleh kelompok tani di berbagai kabupaten/kota.
“Pertanian masa depan adalah pertanian yang presisi dan berbasis data. Melalui kunjungan ini, kami berharap dapat menyelaraskan program kerja BRMP dengan prioritas pembangunan daerah yang ditetapkan oleh DPRD, sehingga tidak ada kesenjangan antara riset di lapangan dan kebijakan di atas meja,” jelas perwakilan BRMP.
Plt. Sekretaris DPRD, Niklas Silangen, yang turut hadir dalam pertemuan, menegaskan komitmen kelembagaan DPRD untuk terus membuka ruang dialog dengan instansi teknis seperti BRMP. Ia menyebutkan bahwa fungsi pengawasan dan anggaran DPRD akan diarahkan untuk memastikan program modernisasi pertanian berjalan efektif dan tepat sasaran.
Kunjungan kerja ini menghasilkan beberapa poin kesepakatan awal, termasuk rencana pembentukan forum komunikasi rutin antara Komisi terkait di DPRD Sulut dengan BRMP, serta usulan untuk mengadakan kunjungan lapangan (sidak) bersama ke sentra-sentra produksi pertanian yang telah menerapkan teknologi modernisasi.
Dengan adanya sinergi yang kuat antara legislatif daerah dan balai penerapan modernisasi pertanian ini, diharapkan Sulawesi Utara dapat menjadi lumbung pangan nasional yang tidak hanya produktif, tetapi juga maju, mandiri, dan berdaya saing global melalui pemanfaatan teknologi terkini.
Jose













