DPRD Dukung Penuh Gerakan Hijau yang Digagas Pemerintah Provinsi Sulut

MANADO KOMENTAR-Sekretaris DPRD Sulut Niklas Silangen menyampaikan pesan kuat dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 bertajuk. Pernyataan ini disampaikan Niklas silangen dalam kegiatan bertajuk “Inspired by Nature: For Climate, For Our Future” atau “Terinspirasi Alam Untuk Iklim, Untuk Masa Depan Kita”, yang berlangsung khidmat di Kawasan Megamas Business Walk (MBW) II, Manado, pada Rabu (04/06/2026).

Kehadiran Silangen menjadi simbol nyata dukungan penuh lembaga legislatif terhadap gerakan hijau yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Bagi Niklas Silangen, isu lingkungan bukan lagi sekadar wacana, melainkan mandat konstitusional yang harus diterjemahkan ke dalam kebijakan dan anggaran.

Pejabat eselon II Pemprov Sulut bernama lengkap Weliam Niklas Silangen ini, menyampaikan pernyataan tegas yang langsung menyita perhatian para peserta, mulai dari unsur pemerintah, komunitas pecinta alam, hingga pelajar.

Ia menekankan bahwa menyelamatkan lingkungan adalah bentuk tertinggi dari rasa cinta tanah air dan tanggung jawab moral kepada generasi penerus.

“Legislatif dan eksekutif harus satu suara. Tidak ada lagi ego sektoral ketika berbicara tentang nasib bumi kita. Menyelamatkan lingkungan berarti menyelamatkan Sulawesi Utara itu sendiri,” ujar Niklas Silangen dengan nada serius namun penuh harapan.

Ditanbahkn Silangen, DPRD Sulut tidak akan tinggal diam. Melalui fungsi pengawasan dan anggaran, DPRD berkomitmen untuk memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan negara benar-benar berdampak pada kelestarian ekosistem.

“Kami siap mengawal kebijakan dan anggaran yang berpihak pada kelestarian lingkungan. Karena merawat alam, sama artinya dengan merawat masa depan anak cucu kita. Jika kita terinspirasi oleh alam, maka tugas utama kita adalah menjadi penjaganya,” tegasnya, sambil mengutip semangat Gubernur Sulawesi Utara.

Pemilihan lokasi MBW II memiliki makna filosofis yang dalam. Kawasan yang dulunya sempat tercemar dan kumuh, kini telah bertransformasi menjadi ruang publik yang asri dan ramah lingkungan. Hal ini menjadi bukti hidup bahwa kerusakan lingkungan bisa diperbaiki jika ada niat, kolaborasi, dan kerja keras bersama.

Suasana kekeluargaan terasa begitu kental saat anak-anak sekolah, anggota komunitas, ASN, dan pejabat terlihat bahu-membahu memungut sampah. Mereka menyadari satu hal: laut yang bersih adalah jaminan masa depan yang aman bagi perekonomian dan kehidupan sosial Sulut.

Menutup rangkaian kegiatan, Niklas Silangen kembali menegaskan komitmen jangka panjang DPRD. Ia menyatakan bahwa pihaknya akan terus mendorong lahirnya regulasi-regulasi progresif yang membuat Sulawesi Utara menjadi provinsi percontohan dalam tata kelola lingkungan berbasis teknologi dan kearifan lokal.

“Tema ‘Inspired by Nature’ mengingatkan kita bahwa solusi iklim sebenarnya sudah diajarkan oleh alam itu sendiri: pohon menyerap karbon, mangrove menahan abrasi. Tugas kita adalah melindungi mereka dengan payung hukum yang kuat. DPRD akan pastikan itu terjadi,”turupnaya.

Jose

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *