Dipimpin Joune Ganda, PIKI Minahasa Utara, dari Transformasi, Pemikir, Menjadi Akselerator Kesejahteraan Rakyat

MINUT KOMENTAR-Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) Kabupaten Minahasa Utara menggelar rapat dengan agenda penyusunan program kerja nyata bagi daerah, sekaligus mensosialisasikan program hasil keputusan kongres.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPC PIKI Dr Joune J E Ganda, SE. MAP. MM. M.Si itu, menjadi momentum penting bagi PIKI Minahasa Utara dalam menegaskan perannya sebagai lembaga pemikir (think tank) yang siap mengawal kebijakan publik.

Dalam arahannya, Dr. Joune Ganda yang juga menjabat sebagai Bupati Minahasa Utara dan Sekjen APKASI, menegaskan bahwa PIKI tidak boleh hanya menjadi organisasi seremonial.

“PIKI harus hadir sebagai mitra pemerintah yang mampu memberikan rekomendasi konkret, berbasis data, dan futuristik. Kami tidak hanya berbicara di atas kertas, tetapi merumuskan solusi untuk tantangan bangsa,” tegas Joune Ganda.

Ia menyoroti tiga pilar utama pemikiran strategis PIKI Minut dalam menghadapi era ketidakpastian global,

  1. Ketahanan Pangan & Energi yaitu, merumuskan langkah antisipatif terhadap krisis pangan dan transisi energi yang adil.
  2. Pengembangan SDM Unggul, mendorong peningkatan kapasitas angkatan kerja dan generasi muda agar kompetitif di pasar global.
  3. Pemikiran Kebangsaan, menjaga persatuan dan nilai-nilai luhur bangsa sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Menjawab kritik bahwa kaum intelektual sering terjebak dalam menara gading, DPC PIKI Minut di bawah pimpinan Joune Ganda, meluncurkan program kerja yang menyentuh langsung denyut nadi masyarakat, mulai dari kerohanian hingga ketahanan pangan.

  1. Penguatan Spiritual dan Karakter Bangsa
    Untuk mempererat tali persekutuan dan menggali potensi spiritual, PIKI Minut akan menggelar Lomba Baca Mazmur yang inklusif. Kegiatan ini melibatkan seluruh lapisan jemaat, mulai dari Kaum Bapak, Kaum Ibu, hingga Pemuda dan Remaja, sebagai bentuk penguatan karakter berbasis iman.
  2. Aksi Konkret Lingkungan dan Ekonomi Kerakyatan, sebagai bukti komitmen terhadap ketahanan pangan lokal, PIKI Minut mencanangkan dua gerakan masif,
  • Penyaluran Bibit Ikan Mujair berupa bantuan langsung kepada masyarakat untuk meningkatkan protein hewani terjangkau.
  • Gerakan Penanaman Pohon Kelapa, sebagai upaya jangka panjang untuk rehabilitasi lingkungan sekaligus menciptakan sumber ekonomi berkelanjutan bagi petani di Bumi Tonsea.

Dr. Joune Ganda menutup rapat dengan pesan kuat tentang sinergi. Dengan posisinya ganda sebagai pemimpin daerah (Bupati) dan pemimpin asosiasi kabupaten se-Indonesia (Sekjen APKASI), ia membawa perspektif makro ke dalam tindakan mikro PIKI.

“Melalui sinergi antara kekuatan intelektual dan aksi sosial yang nyata, PIKI Minahasa Utara bertekad menjadi rumah besar bagi para pemikir yang peduli. Kami ingin memastikan bahwa setiap gagasan cerdas berakhir pada kesejahteraan rakyat dan kemajuan daerah,”tutup Joune Ganda.

Langkah ini menegaskan bahwa PIKI Minahasa Utara siap menjadi garda terdepan dalam mengawal kebijakan publik, menjembatani aspirasi umat, dan berkontribusi signifikan bagi pembangunan nasional yang berkeadilan.

Jose

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *