MANADO KOMENTAR-Persiapan menuju Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Utara dengan agenda pemilihan Ketua PWI dan Dewan Kehormatan terus dimatangkan.
Panitia Pengarah (Steering Committee/SC) bersama Panitia Pelaksana (Organizing Committee/OC) menggelar rapat koordinasi, Senin (23/02/2026) di Aula Kantor PWI Sulut.
Rapat tersebut turut dihadiri jajaran pengurus PWI Sulut antara lain, Ketua PWI Drs. Voucke Lontaan, Sekretaris Dr. Merson Simbolon. MBA. M.si, Wakil Ketua OKK Jimmy Senduk. S.Kom, Bendahara Dr. Pdt. Feybe Lumanauw, Wakil Ketua Ronald Kuhon, Wakil Ketua Adrian P, Wakil Bendahara Sintya Bojoh, jajaran pengurus PWI Kota Manado selaku tuan rumah pelaksana antara lain, Ketua Jose. AS, Sekretaris Simon Siagian serta panitia pelaksana lainnya.
Dalam rapat tersebut, sejumlah keputusan penting diambil untuk memastikan kelancaran agenda konferensi yang akan berlangsung pada Selasa, 31 Maret 2026. Agenda utama meliputi pembukaan resmi, laporan pengurus, serta pemilihan Ketua PWI dan Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Sulut.
Berikut ini adalah tahapan pelaksanaan Konferensi Daerah PWI Sulawesi Utara,
- Pengumuman Daftar Pemilih Sementara (DPS) pada tanggal 27 Februari 2026
- Masa Sanggah DPS, 28 Februari – 6 Maret 2026
- Pendaftaran Bakal Calon Ketua PWI Sulut dan Ketua DK, 1 – 19 Maret 2026
- Pengumuman Daftar Pemilih Tetap (DPT), 13 Maret 2026
- Masa Sanggah DPT, 14 – 16 Maret 2026
- Pengumuman DPT Final, 20 Maret 2026
- Pengiriman Berkas Calon, 20 Maret 2026
- Perbaikan Berkas Calon, 21 – 23 Maret 2026
- Persetujuan Bakal Calon, 23 – 25 Maret 2026
Selain itu, rapat juga menetapkan penambahan anggota panitia baik SC maupun OC. Setiap bidang mulai dari dana, akomodasi, transportasi, kesehatan hingga teknis persidangan diharapkan bekerja sesuai tugas masing-masing.
Ketua PWI Sulut Drs. Vouckeontaan, menegaskan pentingnya disiplin dan koordinasi antar-panitia. “Konferensi ini bukan hanya soal pemilihan, tetapi juga momentum memperkuat marwah organisasi wartawan di daerah. Karena itu, setiap personel harus fokus dan solid dalam menjalankan tugas kepanitiaan masing-masing,” ujarnya.
Ditegaskan Lontaan,
Konferensi PWI di tingkat provinsi adalah forum strategis untuk meneguhkan komitmen wartawan terhadap profesionalisme, etika, dan kebersamaan.
Lontaan berharap, Konferensi PWI Sulawesi Utara menjadi wadah refleksi sekaligus regenerasi kepemimpinan, sehingga PWI tetap relevan dalam menghadapi tantangan dunia pers yang terus berkembang.
Joppy Senduk













