Pemkot Gelar Ibadah Syukur, Perayaan 1 Tahun Kepemimpinan Walikota dan Wawali Bitung Hengky Honandar-Randito Maringka

BITUNG KOMENTAR-Satu tahun perjalanan kepemimpinan Walikota Hengky Honandar SE dan Wakil Walikota Randito Maringka S.Sos dirayakan dengan penuh syukur melalui ibadah bersama di ruang SH Sarundajang, Jumat (20/2/2026).

Kehadiran Walikota yang didampingi sang istri menjadi simbol kedekatan dan rasa hormat kepada masyarakat yang telah mendukung jalannya pemerintahan.

Ibadah dipimpin Gembala KGPM Teddy Batasina S.Th, diikuti jajaran Forkopimda, DPRD, serta pejabat Pemkot Bitung. Doa lintas agama dari tokoh Kristen Protestan, Katolik, Islam, Hindu, Buddha, Konghucu, dan Advent menegaskan semangat toleransi yang menjadi ciri khas kepemimpinan Hengky–Randito.

Dalam sambutannya, Walikota Hengky Honandar mengungkapkan rasa syukur atas penyertaan Tuhan dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat.

“Perjalanan satu tahun ini bukan sekadar hitungan waktu, melainkan kerja nyata, komitmen, dan kebersamaan,” ujarnya. Ia menekankan bahwa program pemerintah harus berdampak langsung bagi warga, mulai dari pelayanan publik yang lebih cepat, pembangunan infrastruktur, hingga penciptaan rasa aman.

Meski menghadapi keterbatasan fiskal, Hengky menegaskan bahwa pemerintah tidak berhenti melangkah. Optimalisasi sumber daya, kerja sama lintas sektor, serta visi Harmonisasi Menuju Bitung Maju terus digelorakan, menyatukan pembangunan ekonomi dengan kelestarian lingkungan dan keadilan sosial.

Wakil Walikota Randito Maringka turut memberikan apresiasi atas kinerja Perumda Air Minum yang berhasil menyumbang dividen Rp1,6 miliar. Ia menegaskan agenda lanjutan pemerintah mencakup penguatan UMKM, pendidikan, kesehatan, serta pemerataan pembangunan. “Bitung harus tumbuh sebagai kota industri yang maju, inklusif, dan toleran,” katanya.

Keduanya mengajak masyarakat untuk terus bergandengan tangan, memberi masukan konstruktif, dan menjadi bagian dari solusi pembangunan. Dalam kesempatan itu, ucapan selamat puasa bagi umat Islam dan selamat Tahun Baru Imlek bagi warga Tionghoa juga disampaikan sebagai bentuk penghargaan atas keberagaman.

Perayaan satu tahun kepemimpinan ini bukan hanya refleksi capaian, tetapi juga penegasan komitmen bahwa pembangunan Kota Bitung berakar pada cinta, kebersamaan, dan kerja nyata. Walikota Hengky Honandar bersama sang istri menegaskan bahwa kepemimpinan sejati adalah hadir untuk rakyat, dengan hati yang menghargai dan mencintai setiap warga.

Herdy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *