MANADO KOMENTAR-Minahasa Utara kembali menorehkan tinta emas di arena olahraga Sulawesi Utara bernama Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII yang berlangsung di Kota Manado. Cabang olahraga catur menjadi panggung kejayaan bagi tim Percasi Minut.
Dibawah kepemimpinan Ketua Percasi Minut, Novly Wowiling, para pecatur tampil penuh percaya diri dan berhasil mengukuhkan diri sebagai juara umum.
Dalam kompetisi yang mempertemukan pecatur terbaik dari seluruh kabupaten/kota di Sulut, atlet Minut menunjukkan permainan konsisten, agresif, namun tetap terukur. Hasilnya, mereka membawa pulang tiga medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu, sebuah pencapaian yang menegaskan dominasi Minut di papan catur Porprov.
Novly Wowiling menyampaikan apresiasi atas kerja keras para atlet dan pelatih yang berlatih tanpa kenal lelah, meski di tengah keterbatasan. Ia juga menekankan pentingnya dukungan penuh dari Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin W. Lotulung yang terus memotivasi para atlet untuk berjuang.
“Prestasi ini membuktikan bahwa pembinaan atlet di Minahasa Utara berjalan baik dan mampu bersaing di level provinsi. Kami bangga dengan perjuangan anak-anak,” ujar Wowiling saat mendampingi tim di SMA Negeri 9 Manado, Sabtu (22/11) malam.
Lebih jauh, Wowiling menilai keberhasilan ini menjadi bukti nyata regenerasi atlet catur di Minut. Para pecatur muda ikut menyumbang medali, menandakan masa depan Percasi Minut semakin cerah.
Layaknya bidak pion yang bergerak perlahan namun menentukan arah kemenangan, perjalanan tim catur Minut menjadi simbol ketekunan dan harapan. Prestasi ini bukan sekadar medali, melainkan pesan bahwa kerja keras, doa, dan kebersamaan mampu mengantar Minahasa Utara berdiri tegak di panggung olahraga Sulut.
Joppy Senduk







