PAD Manado Melesat, Realisasi Tembus Rp150 Miliar di Awal Tahun, Target 2026 Optimis Tercapai

Berita Utama, Manado699 Dilihat

KabanPenda Manado

Jefry F.R. Mongdong, S.Sos., M.Si., CGCAE

MANADO KOMENTAR-Kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Manado menunjukkan tren positif yang signifikan di tahun 2026. Dibawah kepemimpinan Kepala Bapenda, Jefry F.R. Mongdong, S.Sos., M.Si., CGCAE, upaya intensif dalam optimalisasi sumber pendapatan berhasil mendongkrak realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga mencapai Rp150 miliar per 23/4/2026).

Angka ini melampaui target triwulan pertama tahun 2025 sebesar 30,2 persen atau Rp108 miliar. Pencapaian ini menjadi fondasi kuat bagi Pemkot Manado untuk merealisasikan target PAD tahun 2026 sebesar Rp498 miliar, sebuah kenaikan optimis sebesar Rp26 miliar (atau sekitar 5%) dari realisasi tahun sebelumnya yang berada di angka Rp472 miliar.

Kunci keberhasilan akselerasi PAD ini tidak lepas dari strategi pendekatan yang diterapkan oleh Jefry Mongdong. Ia menekankan bahwa peningkatan pendapatan bukan hanya soal penagihan, melainkan hasil dari kolaborasi dan komunikasi intensif dengan para pelaku usaha.

“Kami menyadari ada tantangan dalam kepatuhan pembayaran. Namun, melalui pendekatan personal dan dialog konstruktif dengan para pengusaha hotel, restoran, dan hiburan, kami membangun kesadaran bersama.

Hasilnya, banyak wajib pajak yang kini lebih disiplin dan membayar tepat waktu,” ungkap Jefry Mongdong saat ditemui di kantornya, Senin (27/4/2026), didampingi Sekretaris Badan dan para Kepala Bidang.

Strategi ini terbukti efektif mengubah paradigma penegakan hukum menjadi pembinaan kepatuhan, sehingga arus kas daerah mengalir lebih lancar tanpa menimbulkan gesekan berarti dengan sektor swasta.

Jefry Mongdong memaparkan peta sebaran kontribusi PAD yang menunjukkan diversifikasi sumber pendapatan yang sehat:

  1. Pajak Restoran dan Perhotelan (Makan Minum), tetap menjadi tulang punggung utama PAD Manado dengan target fantastis Rp128,5 miliar. Sektor ini menjadi barometer kesehatan ekonomi pariwisata dan kuliner di kota tersebut.
  2. Pajak Hiburan Malam, menunjukkan kinerja gemilang dengan realisasi Rp5,1 miliar atau 33% dari target tahunan Rp15,5 miliar. Capaian di awal tahun ini memberikan sinyal positif bahwa sektor nightlife di Manado terus bergeliat.
  3. Pajak Parkir, telah menyumbang Rp2,89 miliar atau 33% dari target total Rp8,5 miliar.
  4. Pajak Air Tanah, meski targetnya relatif kecil yaitu Rp2 miliar, sektor ini telah mencapai 50% realisasi (Rp1 miliar). Jefry menyebut ini sebagai capaian efisiensi tertinggi karena targetnya terpenuhi separuh jalan hanya dalam empat bulan pertama.

Dengan momentum positif di triwulan pertama, Jefry Mongdong menyatakan optimisme tinggi bahwa target PAD Rp498 miliar akan terlampaui atau minimal tercapai sesuai rencana.

Lebih jauh, ia yakin bahwa stabilitas pendapatan ini akan mendukung keseluruhan program yang sudah tertata melalui APBD Kota Manado 2026 yang bernilai Rp848 miliar.

“Setiap rupiah PAD yang masuk adalah darah bagi program-program Pemkot Manado. Dengan tren positif ini, kami memastikan bahwa pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat dapat dibiayai secara mandiri dan berkelanjutan,” tegasnya.

Keberhasilan Bapenda Kota Manado di bawah pimpinan Jefry Mongdong ini menjadi bukti bahwa manajemen pendapatan daerah yang modern, transparan, dan humanis mampu menghasilkan dampak nyata bagi keuangan daerah dan kualitas hidup warganya.

Jose

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga