Polda Sulut Mantapkan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana, Kapolda Roycke Langie, Tegaskan Komitmen Perlindungan Masyarakat

Berita Utama, Hukrim, Hukum1187 Dilihat

SULUT KOMENTAR-Sulawesi Utara kembali menegaskan kesiapannya menghadapi potensi bencana alam melalui apel besar yang digelar oleh Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut), Jumat (31/10/2025).

Bertempat di Lapangan Presisi Polda Sulut, apel ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie dan dihadiri jajaran pimpinan utama, Wakapolda Brigjen Pol Awi Setiyono, para Kapolres, serta ratusan personel gabungan.

Dalam sambutannya, Kapolda menyoroti urgensi kegiatan ini sebagai respons terhadap kondisi geografis Sulawesi Utara yang kompleks dan rawan bencana. “Wilayah kita memiliki pegunungan, lautan, dan zona rawan bencana. Apalagi berbatasan langsung dengan laut lepas, yang membuat kita harus selalu waspada,” tegas Irjen Pol Roycke.

Ia menekankan bahwa kehadiran Polri dalam penanggulangan bencana bukan sekadar tugas formal, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi rakyat. “Ketika bencana terjadi, Polri harus hadir untuk menjaga keselamatan jiwa, harta benda, dan lingkungan. Ini bukan hanya tanggung jawab, tapi panggilan kemanusiaan,” ujarnya.

Kapolda juga mengingatkan bahwa dampak bencana bisa meluas menjadi multi effect accident jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Oleh karena itu, apel ini menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan personel dan peralatan. “Kita harus tanggap, peka, dan siap. Ini bagian dari Panca Siap yang harus kita wujudkan,” tambahnya.

Dalam inspeksi yang dilakukan, Kapolda menyampaikan bahwa seluruh peralatan dalam kondisi baik dan siap digunakan. Sebanyak 372 personel telah disiapkan untuk menghadapi situasi darurat, dan jika diperlukan, Polda Sulut siap mengerahkan hingga dua pertiga kekuatan pasukannya.

Dengan apel kesiapsiagaan ini, Polda Sulut menegaskan komitmennya untuk menjadi garda terdepan dalam perlindungan masyarakat dari ancaman bencana alam. Sebuah langkah strategis yang menunjukkan bahwa kesiapan bukan hanya soal logistik, tapi juga soal kepedulian dan keberanian.

Daks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *