Sekwan Niklas Silangen Hadir di HUT ke-64 P/KB GMIM Minahasa, Tegaskan Peran sebagai Tokoh dan Pelayan Khusus

MINAHASA KOMENTAR-Kehadiran Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Niklas Silangen, dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Pelayanan Pria Kaum Bapa (P/KB) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) di Kabupaten Minahasa, Jumat (09/10/2026), memberi warna tersendiri pada momentum syukur tersebut.

Ia hadir bukan semata sebagai pejabat daerah, melainkan sebagai salah satu tokoh GMIM sekaligus pelayan khusus yang bertumbuh dan melayani di dalam gereja.

Sejak tiba di lokasi perayaan, Silangen terlihat menyatu dengan barisan terdepan bersama para pelayan dan peserta yang datang dari berbagai jemaat.

Bagi Silangen, HUT ke-64 P/KB GMIM merupakan momentum untuk kembali mengingat bahwa pelayanan laki-laki kristiani bukan sekadar organisasi pelengkap, melainkan bagian penting dari tulang punggung kehidupan gereja.

“Enam puluh empat tahun adalah perjalanan panjang. Yang kita syukuri hari ini bukan hanya usianya, tetapi kesetiaan para bapa dan pria yang telah memberi diri, waktu, tenaga, dan pikiran untuk menopang pelayanan gereja,” ujar Silangen.

Dalam keterangannya, Silangen menekankan makna panggilan sebagai pelayan khusus. Menurutnya, sebutan itu tidak boleh berhenti sebagai jabatan struktural di dalam struktur jemaat, tetapi harus mewujud dalam sikap hidup sehari-hari.

“Pelayan khusus dipanggil untuk melayani, bukan untuk dilayani. Otoritas dalam gereja lahir dari kerendahan hati dan kesediaan hadir di tengah kebutuhan umat,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa tanggung jawab seorang pria kristiani dimulai dari ruang yang paling dekat: keluarga. P/KB, menurutnya, dipanggil untuk menjadi teladan iman, penjaga keutuhan rumah tangga, sekaligus penggerak kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Seorang bapa harus hadir secara rohani bagi anak-anaknya. Gereja bisa membangun banyak program, tetapi yang pertama needing diperkuat adalah keluarga. Di situlah P/KB punya peran yang tidak bisa digantikan,” tegasnya.

Kehadiran Silangen di tengah perayaan ini sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu tokoh GMIM yang lahir dan bertumbuh dari pelayanan di tingkat jemaat.

Jose

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *