GORONTALO KOMENTAR-PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo, pemerintah kabupaten/kota, serta Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (DJK) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperkuat sinergi untuk mendorong pemenuhan rasio elektrifikasi di Provinsi Gorontalo.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sinkronisasi Usulan Lokasi Program Listrik Perdesaan (Lisdes) dari Pemerintah Daerah serta Fasilitasi Penyiapan Lahan dan Penyelesaian Perizinan Lisdes di Provinsi Gorontalo yang digelar di Aula Kantor PLN UP3 Gorontalo, Kamis (24/9).
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan usulan lokasi Lisdes dari pemerintah daerah dengan kesiapan teknis, kondisi wilayah, ketersediaan lahan, data calon penerima manfaat, serta aspek administrasi dan perizinan. Langkah tersebut diperlukan agar program dapat dilaksanakan secara tepat sasaran dan memberikan akses listrik kepada masyarakat yang hingga kini belum menikmati listrik.
Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Dr. Havidh Nazif, menyampaikan bahwa Program Lisdes merupakan bagian dari upaya pemerintah bersama PLN dan pemerintah daerah untuk memastikan seluruh masyarakat dapat memperoleh akses listrik, termasuk masyarakat yang berada di wilayah yang secara komersial belum dapat untuk dilayani melalui jaringan kelistrikan reguler.
“Rasio elektrifikasi kita secara umum sudah sangat tinggi, namun masih ada daerah-daerah permukiman yang belum mendapatkan akses listrik secara penuh. Karena itu, penyelesaian Lisdes tidak cukup hanya membangun jaringan sampai ke desa, tetapi harus memastikan listrik benar-benar tersambung hingga ke rumah masyarakat,” ungkap Havidh.
Havidh menjelaskan bahwa penyediaan listrik pada setiap lokasi perlu disesuaikan dengan karakteristik wilayah. Solusi yang dapat diterapkan antara lain perluasan jaringan atau grid extension, mini grid atau PLTS komunal, dan PLTS individual dengan baterai. Selain itu ada juga program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) bagi rumah tangga yang membutuhkan bantuan sambungan listrik.
Menurutnya, sinergi lintas pihak menjadi bagian penting dalam memastikan program tersebut dapat berjalan efektif. Pemerintah daerah diharapkan memberikan dukungan, khususnya dalam penyiapan lahan dan penyelesaian berbagai kebutuhan administrasi maupun perizinan.
Mewakili Pemerintah Provinsi Gorontalo, Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Zukri Suratinojo, S.STP., M.Ec.Dev., menyampaikan apresiasi kepada Kementerian ESDM dan PLN yang telah merespons berbagai usulan kebutuhan listrik perdesaan di Provinsi Gorontalo.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian ESDM beserta jajaran dan PLN yang hari ini telah menyelenggarakan kegiatan ini. Ini merupakan bentuk tindak lanjut dari surat Kementerian ESDM yang mendapat respons cepat,” ungkap Zukri.
Menurut Zukri, pemerintah daerah memiliki harapan yang sama untuk memastikan akses listrik dapat dirasakan masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo. “Harapan kita bersama, listrik secara keseluruhan di Provinsi Gorontalo dapat segera terwujud. Ini merupakan salah satu program strategis pemerintah,” tambahnya.
Narahubung
Noven N. Koropit
Manager Komunikasi & TJSL
PLN UID Suluttenggo
Tlp 0816239962
Siaran Pers Nomor : 0174.PR/STH.01.05/2026






