SIAU TIMUR KOMENTAR-Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Dr. Toni Supit, MM yang akrab disapa Tonsu, melaksanakan kegiatan reses di Kelurahan Tatahadeng, Kecamatan Siau Timur pada Minggu (2/8).
Dalam pertemuan tersebut, ia menjelaskan bahwa pelaksanaan reses merupakan tugas resmi dan wadah utama wakil rakyat untuk turun langsung mendengarkan serta menampung aspirasi yang dikemukakan masyarakat.
Kali ini terlihat hal khas: hampir seluruh harapan warga terpusat pada kebutuhan pengembangan dan perbaikan infrastruktur, mulai jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten hingga akses penghubung menuju lahan perkebunan warga.
Menjawab keinginan masyarakat tersebut, politisi Fraksi PDI Perjuangan sekaligus anggota Komisi III DPRD Sulut ini menyatakan akan menyalurkan dan berjuang mengawal setiap usulan tersebut ke meja pemerintah daerah, meskipun perlu jujur menyampaikan tidak semuanya dapat segera terwujud karena dibatasi kemampuan keuangan daerah.
“Saat ini diketahui secara luas, Menteri Keuangan telah menyampaikan ada 490 daerah menghadapi kesulitan pembayaran gaji ASN/PNS dan PPPK. Khusus Sulawesi Utara pun tahun ini mengalami penurunan Alokasi Transfer Ke Daerah lebih dari Rp500 miliar,” ungkapnya.
“Oleh sebab itu, seluruh usulan yang disampaikan akan kami masukkan ke dalam Pokok‑pokok Pikiran Dewan, agar dapat diupayakan terakomodasi dalam penyusunan APBD Induk Tahun Anggaran 2027 mendatang, meskipun kemungkinan tidak semuanya dapat terlaksana sekaligus,” tambah Dr. Toni Supit.
Menutup pertemuan, Tonsu kembali menegaskan komitmennya: selain dicatat secara resmi ke dalam pokok pikiran, setiap usulan yang masuk akan terus didorong dan dikawal melalui Rapat Dengar Pendapat bersama dinas dan instansi terkait hingga mendapat perhatian serius.
Ega







