DPRD Manado Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Manado ke-430

Berita Utama, DPRD, Manado1068 Dilihat

MANADO KOMENTAR-Dalam suasana khidmat dan penuh rasa syukur, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado menggelar Rapat Paripurna istimewa memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Manado ke-430, Selasa, (14/07/2026).

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Dra. Aaltje Dondokambay ini dihadiri oleh seluruh elemen pimpinan daerah, termasuk Walikota Andrei Angouw, Wakil Walikota dr. Richard Sualang, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Asisten III Dr. Franciscus E. Manumpil, M.Si. Turut hadir pula Ketua TP-PKK Ny. Irene Angouw Pinontoan dan Sekretaris TP-PKK dr. Merry Sualang Mawardi, Sekretaris DPRD Dr. Steven Rende. SH. MH, menandai kebersamaan lintas sektor dalam merayakan sejarah panjang “Kota Tinutuan”.

Setelah membuka rapat paripurna istimewa, Aaltje Dondokambey berkenan memberikan kesempatan kepada Walikota Manado untuk menyampaikan sambutannya.

Walikota Andrei Angouw tidak hanya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden, Gubernur, para pendahulu, dan seluruh stakeholder pembangunan, tetapi juga memaparkan laporan kinerja yang substansial.

Ia menegaskan bahwa usia 430 tahun harus dimaknai sebagai momentum untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui data dan fakta pembangunan.

Walikota menyoroti pertumbuhan ekonomi Kota Manado yang terus menunjukkan tren positif. Salah satu indikator kunci yang disampaikan adalah capaian Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita yang kini mencapai Rp174,42 juta per orang per tahun. Angka ini, disertai dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), menjadi bukti bahwa kualitas hidup warga Manado terus bertumbuh.

Yang paling membanggakan, Walikota mengungkapkan kabar gembira bahwa Kota Manado telah berhasil mengeliminasi kategori miskin ekstrem. “Alhamdulillah, Puji Tuhan, saat ini tidak ada lagi warga masyarakat Manado yang masuk dalam kategori miskin ekstrem. Ini adalah hasil kerja keras kita semua dalam memastikan jaring pengaman sosial berjalan tepat sasaran,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pendataan penerima bantuan sosial (bansos) kini dilakukan dengan sangat cermat di lapangan berdasarkan parameter ketat dari Kementerian Sosial, sehingga bantuan benar-benar menyentuh mereka yang paling membutuhkan.

Disisi infrastruktur, Walikota memberikan gambaran progresif mengenai berbagai proyek yang sedang berlangsung untuk mendukung konektivitas dan kenyamanan warga. Namun, ia juga menyisipkan catatan kritis mengenai masalah klasik: kebersihan dan sampah. Andrei mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih proaktif dan rajin terlibat dalam menjaga lingkungan, karena kebersihan adalah cermin dari peradaban kota.

Terkait pelayanan dasar, Pemkot Manado terus berupaya meningkatkan kualitas air bersih dan mengantisipasi gangguan distribusi agar masyarakat selalu mendapatkan akses air yang layak. Di sektor transportasi, kehadiran dan perluasan rute Bus Trans Manado menjadi prioritas untuk mengurangi kemacetan dan memberikan opsi transportasi umum yang nyaman, aman, dan terjangkau bagi warga.

Menutup sambutannya, Walikota Andrei Angouw menekankan pentingnya stabilitas keamanan sebagai fondasi pembangunan. Ia secara khusus meminta dukungan penuh dari para tokoh agama dan pemimpin komunitas untuk bersama-sama menjaga kerukunan dan ketertiban di Kota Manado. “Keamanan bukan hanya tugas aparat, tapi tanggung jawab kita semua. Mari jaga Manado agar tetap damai, nyaman, dan menjadi kota yang membawa berkah bagi seluruh warganya,” pungkasnya.

Rapat Paripurna ini menjadi penegas komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif untuk terus mendorong Manado menjadi kota modern yang inklusif, sejahtera, dan berwibawa di usia yang semakin matang.

Joppy Senduk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *