Wakili Gubernur Yulius, Plt. Sekwan Niklas Silangen Buka Lomba “Minsel Bermazmur” di Minahasa Selatan.

Berita Utama, DPRD, Religi699 Dilihat

MINSEL MOMENTAR-Memuliakan Tuhan melalui lomba baca mazmur menggema di Gereja GMIM Bait’el Ritey, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), pada Jumat (15/5/2026).

Kegiatan Tournament Baca Mazmur bertajuk “Minsel Bermazmur” dibuka secara resmi oleh Plt. Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Weliam Niklas Silangen, S.Sos., M.Si., yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus

Kehadiran Plt. Sekwan Niklas Silangen membawa pesan khusus dari Gubernur Sulut yang menekankan pentingnya kembali kepada firman Tuhan di tengah dinamika kehidupan modern.

Dalam sambutannya, Niklas Silangen menyampaikan bahwa mazmur bukan sekadar lagu atau puisi, melainkan doa yang dinyanyikan dan napas spiritual bagi orang percaya.

“Saudara-saudara terkasih, Gubernur Yulius Selvanus menitipkan pesan iman bahwa mazmur adalah cerminan hati yang rindu akan Tuhan. Melalui event ‘Minsel Bermazmur’ ini, kita diajak untuk tidak hanya berlomba dalam teknik vokal, tetapi berlomba melalui kedalaman penghayatan iman. Biarlah setiap bait mazmur yang kita sampaikan menjadi kekuatan yang memulihkan, menghibur, dan mempersatukan kita sebagai umat Tuhan di tanah Minahasa Selatan,” ujar Niklas Silangen yang mengutip materi sambutan Gubernur.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini merupakan pilar penting dalam menjaga kerukunan dan moralitas masyarakat. “Biarkan suara mazmur kita menjadi saksi bahwa Sulawesi Utara, khususnya Minsel, adalah daerah yang takut akan Tuhan. Jadikan momen ini sebagai sarana untuk memperkokoh persaudaraan sejati di dalam Kristus,” tambah pesan Gubernur yang disampaikan melalui Plt. Sekwan.

Sebagai tanda dimulainya kompetisi, Plt. Sekwan Weliam Niklas Silangen secara simbolis mengalungkan ID Card peserta kepada salah satu perwakilan kontingen. Aksi sederhana namun penuh makna ini pertanda dimulainya lomba.

Hadir dalam kesempatan tersebut para pendeta, tokoh masyarakat, serta ratusan jemaat yang antusias mendukung para peserta. Suasana gereja terasa hangat dan penuh sukacita, mencerminkan semangat kebersamaan dalam memuliakan nama Tuhan.

Jose

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *