PANIKI BARU KOMENTAR-Dalam semangat syukur dan kebersamaan, Jemaat GMIM Musafir Paniki Baru Wilayah Mapanget Satu menggelar ibadah perayaan Hari Ulang Tahun ke-26 pada Minggu, 9 November 2025. Momen ini menjadi refleksi perjalanan iman dan pelayanan yang telah membentuk karakter jemaat selama lebih dari dua dekade.
Ibadah dipimpin oleh Wakil Sekretaris BPMS, Pdt. Jefry Saisab, S.Th, yang membawakan khotbah dengan mengambil bacaan melalui Efesus 1:15 tentang kemuliaan Kristus dan kekuatan doa dalam kehidupan orang percaya. Prosesi awal yang melibatkan Pelayan Khusus dan para pendeta menambah kekhidmatan suasana ibadah.
Sebelumnya, Pnt. Linda Imon. SH. MH selaku Ketua Panitia, menyampaikan laporan singkat mengenai seluruh rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun HUT GMIM Musafir Paniki Baru ke-26.

Ketua BPMW Wilayah Mapanget Satu, Pdt. James Jokom, dalam sambutannya mengajak jemaat untuk terus menghidupi kasih dan pengampunan sebagai fondasi pelayanan. Ia menekankan bahwa perayaan HUT bukan sekadar seremoni, melainkan panggilan untuk terus bertumbuh dalam iman dan karya nyata.
Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus.SE, menyampaikan ucapan selamat melalui Kepala Bappeda Provinsi Sulut, Elvira Mercy Katuuk, ST, ME. Dalam sambutannya, Katuuk menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Gubernur yang sedang menjalankan tugas penting di luar daerah.
“Bapak Gubernur saat ini tengah melakukan audiensi dengan sejumlah menteri di Jakarta, sebagai bagian dari komitmen membangun Sulut yang sejahtera dan berkelanjutan,” ujar Katuuk.
Pernyataan ini menegaskan keseriusan pemerintah dalam memperjuangkan pembangunan daerah, meskipun harus melewatkan momen-momen penting seperti perayaan gerejawi.

Dalam perayaan HUT ke-26 GMIM Musafir Paniki Baru, Gubernur Yulius Selvanus, tak lupa menyampaikan ucapan selamat bersyukur kepada seluruh jemaat. Ia menekankan bahwa ulang tahun gereja adalah momentum penting untuk memperkuat kasih dan kebersamaan dalam pelayanan.
Gubernur mengajak jemaat untuk terus menjadi berkat bagi sesama, membangun gereja dengan iman yang kokoh, serta menciptakan kerukunan di tengah masyarakat tanpa membeda-bedakan suku. Ia berharap GMIM Musafir dapat menjadi teladan bagi gereja-gereja lain dalam mewujudkan toleransi dan semangat saling menolong antar pelayan.
Ketua BPMJ GMIM Musafir Paniki Baru, Pdt. Jefry Pinatik, S.Th, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya acara, termasuk pemerintah daerah, panitia, pelayan khusus, Panji Yosua, dan seluruh jemaat yang hadir.

Ibadah syukur ditutup dengan doa berkat oleh Pdt. Jefry Saisab, dilanjutkan dengan ramah tamah yang mempererat tali persaudaraan antar jemaat dan tamu undangan.
Turut hadir, Kepala Dinas Perindustrian Minahasa Utara, Agens Tumangkeng mewakili Bupati Joune Ganda, Ketua BPMW Mapanget Satu Pdt. James Jocom, Camat Talawaan, para mantan Ketua Jemaat, BPMJ GMIM Musafir, Pelayan Khusus serta jemaat setempat.
Joppy Senduk













