Joune Ganda Bupati Berprestasi, Penerima Wredatama Nugraha Utama dari PWRI

Religi2957 Dilihat

JAKARTA KOMENTAR-Bupati Kabupaten Minahasa Utara Joune Ganda, SE. MAP. MM. M.Si kembali mengukir prestasi yang membanggakan.

Sekretaris Jendral APKASI ini dianugerahi Piagam dan Tanda Penghargaan Wredatama Nugraha Utama oleh Pengurus Besar Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI), pada momentum peringatan HUT ke-63 PWRI yang digelar di Gedung Graha Wredatama, Jakarta Selatan, Minggu (5/10/2025).

Penghargaan tersebut bukan sekadar simbol kehormatan, melainkan pengakuan atas dedikasi Joune Ganda dalam membina dan mengayomi para pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Minahasa Utara. Di mata PWRI, kepemimpinan Joune Ganda adalah cerminan dari sinergi antara kinerja, kepedulian sosial, dan nilai-nilai kemanusiaan.

Ditengah arus modernisasi dan tuntutan global, perhatian terhadap pensiunan ASN sering kali terpinggirkan. Namun, Joune Ganda hadir dengan perspektif berbeda. Ia melihat para pensiunan bukan sebagai “mantan pegawai,” melainkan penjaga nilai dan sejarah birokrasi.

“Para pensiunan ASN adalah bagian dari fondasi pemerintahan kita. Mereka telah menanam nilai pengabdian dan integritas yang harus kita teruskan,” ungkapnya Joune usai menerima penghargaan.

Ditembahkan Joune, perhatian terhadap pensiunan bukanlah bentuk belas kasihan, melainkan penghormatan atas kontribusi mereka yang tak ternilai.
“Saya percaya, mereka bukan beban, melainkan aset moral bangsa. Kita harus hadir untuk mereka, bukan hanya dalam seremoni, tapi dalam kebijakan nyata yang memberi ruang dan penghargaan,” tegasnya.

Penghargaan Wredatama Nugraha Utama ini bukan hanya milik saya, tetapi juga milik seluruh masyarakat Minahasa Utara. Joune menyebutnya sebagai simbol semangat kolektif dan motivasi untuk terus berinovasi dalam pelayanan publik yang inklusif dan berkeadilan.

“Saat ini kita bisa menyaksikan bersama bahwa Minahasa Utara bukan sekadar daerah berkembang. Ini adalah rumah besar kita semua termasuk didalamnya PWRI,”tandas suami dari Ny. Rizya Ganda Davega ini dengan penuh haru.

Ketua Umum PWRI, Prapto Hadi, dalam sambutannya menegaskan bahwa penghargaan ini diberikan kepada tokoh-tokoh yang mampu menjaga keseimbangan antara kemajuan dan penghormatan terhadap nilai-nilai luhur bangsa. Ia menyebut Joune Ganda sebagai figur pemimpin muda yang langka.

“Pak Joune Ganda adalah sosok muda yang mampu memimpin dengan hati. Beliau membuktikan bahwa kemajuan daerah tidak boleh melupakan jasa dan nilai-nilai para pendahulu,” tegas Prapto Hadi.

Dijelaskan Prapto Hadi, dibawah kepemimpinan Joune Ganda, Minahasa Utara menjelma menjadi laboratorium kepemimpinan inovatif. Ia mendorong pembangunan berbasis daya saing daerah, dengan menyeimbangkan sektor ekonomi, pariwisata, digitalisasi layanan publik, pertanian, dan pemberdayaan sosial. Namun, di balik semua itu, aspek kemanusiaan tetap menjadi fondasi utama.

Filosofi “Melayani dengan hati, membangun dengan nilai” menjadi napas dalam setiap kebijakan yang ia terapkan. “Pendekatan kolaboratif lintas sektor yang ia usung menjadikan Minahasa Utara sebagai daerah yang tidak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga tumbuh dalam semangat solidaritas dan penghormatan terhadap martabat manusia,”tutup Prapto Hadi.

Dengan penghargaan ini, Joune Ganda tidak hanya mengangkat nama Minahasa Utara ke panggung nasional, tetapi juga menegaskan bahwa kepemimpinan yang berakar pada nilai dan kepedulian adalah jalan menuju Indonesia yang lebih beradab dan berdaya saing.

JoppySenduk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *