Pembangunan Gedung PDKB Otanaha PLN UP3 Gorontalo, Bentuk Apresiasi dan Komitmen PLN terhadap Para “Pejuang Keandalan”

Berita Utama, Listrik723 Dilihat

GORONTALO KOMENTAR-GM PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun menjelaskan bahwa pembangunan
Gedung PDKB Otanaha PLN UP3 Gorontalo pada Jumat, (25/09), adalah bentuk apresiasi dan komitmen perusahaan terhadap para “pejuang keandalan” yang menjadi garda terdepan pelayanan listrik kepada masyarakat.

“Gedung baru ini kita siapkan dengan fasilitas yang memadai untuk mendukung kesiapan dan kenyamanan Tim PDKB dalam bertugas. Ini adalah wujud nyata komitmen manajemen untuk mendukung para pejuang keandalan yang berada di garda terdepan,” ungkap Usman.

Dukungan sarana dan prasarana tersebut dinilai sejalan dengan capaian kinerja gemilang yang ditorehkan oleh Tim PDKB UP3 Gorontalo. Diperkuat oleh delapan personel terlatih, hingga 31 Agustus 2026 Tim PDKB tercatat telah merealisasikan pekerjaan pada 457 titik dari target awal 440 titik, atau mencapai 103,86 persen. Dari total pelaksanaan pekerjaan tersebut, energi yang berhasil diselamatkan mencapai 2,54 juta kWh atau setara dengan Rp2,77 miliar.

“Capaian ini menunjukkan peran penting PDKB dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik. Setiap pekerjaan yang dilakukan tanpa memadamkan pelanggan berarti aktivitas masyarakat dan perputaran roda perekonomian dapat terus berjalan dengan lancar,” tutur Usman.

Kendati demikian, Usman mengingatkan agar fasilitas yang representatif ini selalu diimbangi dengan tingkat kedisiplinan yang tinggi serta kepatuhan mutlak terhadap aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Mengingat sifat pekerjaan PDKB yang bersentuhan langsung dengan jaringan bertegangan, faktor keselamatan harus menjadi prioritas utama.

Prosesi peresmian Gedung PDKB Otanaha secara simbolis ditandai dengan penandatanganan plakat oleh GM PLN UID Suluttenggo, yang kemudian dilanjutkan dengan pemotongan pita sebagai tanda dimulainya pemanfaatan gedung secara resmi.

Rangkaian acara kemudian diteruskan dengan pelaksanaan prosesi adat Gorontalo, Mopopuo Pulu dan Mobotulo Bele Bohu. Tradisi sakral ini merupakan bagian dari adat istiadat setempat yang lazim dilaksanakan saat menempati gedung atau tempat tinggal baru. Dalam prosesi tersebut, sepasang atau setandan pisang digantungkan pada pintu masuk gedung sebagai simbol doa dan harapan baik bagi bangunan baru.

Selain sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki dan fasilitas baru, tradisi penggantungan pisang ini juga mengandung filosofi mendalam, yakni sebagai simbol harapan agar para penghuni gedung senantiasa dilimpahi keberkahan, kelancaran dalam bertugas, serta terciptanya lingkungan kerja yang produktif dan harmonis.

Melalui peresmian Gedung PDKB Otanaha ini, PLN UP3 Gorontalo kian memperkokoh fondasi pelayanan kelistrikannya. Kehadiran fasilitas terpadu tersebut diharapkan tidak hanya mampu mendongkrak performa dan kesiapan personel, tetapi juga semakin memperkuat konsistensi PLN dalam menghadirkan pasokan listrik yangandal, aman, dan berkesinambungan bagi masyarakat Gorontalo.

Narahubung
Noven N. Koropit
Manager Komunikasi & TJSL
PLN UID Suluttenggo
Tlp 0816239962

Siaran Pers Nomor : 0173.PR/STH.01.05/2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *