PLN dan APINDO Perkuat Kolaborasi Investasi Energi, Momentum Hari Kesaktian Pancasila Jadi Penguat Ketahanan Listrik Sulteng

Berita Utama, Listrik918 Dilihat

PALU KOMENTAR-Semangat memperkuat ketahanan energi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah menjadi bahasan utama pertemuan antara PT PLN (Persero) UID Suluttenggo bersama Dewan Pimpinan Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia (DPP APINDO) Sulawesi Tengah. Pertemuan tersebut menjadi ruang strategis untuk membahas peluang investasi sektor energi listrik sekaligus memperkuat pemahaman dunia usaha terhadap proses dan prosedur investasi ketenagalistrikan di Sulawesi Tengah.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana santai namun penuh pembahasan strategis tersebut dipimpin oleh Ketua DPP APINDO Sulawesi Tengah, Wijaya Chandra. Sementara dari PLN UID Suluttenggo hadir Noven N. Koropit selaku Manager Komunikasi dan TJSL yang mewakili manajemen, didampingi jajaran PLN UP3 Palu.

Salah satu fokus pembahasan adalah peluang investasi di sektor ketenagalistrikan yang dinilai memiliki peran vital dalam menopang pertumbuhan industri dan dunia usaha di Sulawesi Tengah. PLN bersama APINDO membedah bagaimana kebutuhan energi listrik dapat berjalan beriringan dengan geliat investasi, termasuk transparansi proses, mekanisme, serta prosedur investasi di sektor energi yang dapat dipahami lebih baik oleh para pelaku usaha.

Pembahasan tersebut semakin relevan dengan kondisi kelistrikan Sulawesi Tengah yang saat ini menghadapi tantangan akibat fenomena El Nino. Kondisi alam ini berdampak terhadap menurunnya debit air pada sejumlah sumber pembangkit tenaga air dan mikrohidro, termasuk Danau Poso yang menjadi salah satu pemasok utama listrik di wilayah tersebut.

Ketua DPP APINDO Sulawesi Tengah, Wijaya Chandra, menilai pertemuan bersama PLN ini menjadi momentum krusial untuk membangun komunikasi yang lebih erat antara dunia usaha dan sektor ketenagalistrikan.

“Pertemuan ini sangat penting karena dunia usaha membutuhkan kepastian energi. Kami ingin mengetahui secara langsung kondisi kelistrikan Sulawesi Tengah, sekaligus menggali peluang dan prosedur investasi di sektor energi listrik,” ungkap Wijaya.

Menurutnya, ketersediaan energi yang stabil merupakan fondasi utama dalam menciptakan iklim investasi yang sehat. Oleh karena itu, komunikasi intensif antara pelaku usaha dan PLN perlu terus dipelihara agar proyeksi kebutuhan energi industri dapat dipetakan sejak dini.

Senada dengan hal tersebut, Manager PLN UP3 Palu, Ansar, menyampaikan bahwa kolaborasi erat dengan dunia usaha adalah kunci dalam membangun ekosistem kelistrikan yang adaptif terhadap berbagai tantangan. PLN tidak hanya berfokus pada penyediaan listrik semata, melainkan juga proaktif membuka ruang dialog dengan para pemangku kepentingan demi memastikan keberlanjutan pasokan energi.

Narahubung
Noven N. Koropit
Manager Komunikasi & TJSL
PLN UID Suluttenggo
Tlp 0816239962

Siaran Pers Nomor : 0177.PR/STH.01.05/2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *