KOTAMOBAGU KOMENTAR-PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kotamobagu meresmikan Gedung Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) Bogani, Rabu (23/9). Langkah strategis ini diambil guna memperkuat fasilitas pendukung operasional sekaligus mendongkrak kesiapan serta produktivitas tim PDKB Bogani dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan bagi masyarakat.
Peresmian yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, didampingi Senior Manager Distribusi UID Suluttenggo, jajaran manajemen PLN UP3 Kotamobagu, serta insan PLN yang terlibat dalam lini operasional PDKB.
Gedung PDKB Bogani disiapkan secara khusus untuk menunjang seluruh siklus kerja tim PDKB, mulai dari tahap persiapan teknis, peningkatan kompetensi, ruang koordinasi, hingga evaluasi berkala. Kehadiran fasilitas baru ini diharapkan menjadi pusat konsolidasi yang efektif agar tim semakin solid, siaga, dan profesional dalam mengeksekusi pekerjaan pemeliharaan jaringan tanpa padam di lapangan.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan Gedung PDKB Bogani bukan sekadar penambahan aset fisik semata, melainkan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung efektivitas operasional dan keselamatan kerja.
“Bagi saya, ini bukan sekadar meresmikan sebuah bangunan fisik, melainkan bagaimana fasilitas ini dapat benar-benar mendukung kebutuhan dan keselamatan operasional tim PDKB di lapangan. Kehadiran gedung ini kita harapkan menjadi sarana strategis untuk meningkatkan kesiapan tim, baik untuk persiapan kerja, peningkatan kompetensi, koordinasi, maupun evaluasi rutin,” ungkap Usman.
Lebih lanjut, Usman memberikan penekanan khusus pada penerapan aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang mutlak harus dijunjung tinggi dalam setiap penugasan PDKB. Mengingat pekerjaan ini bersentuhan langsung dengan jaringan bertegangan tinggi, ia mengingatkan pentingnya standar operasional yang ketat.
“Dalam dunia PDKB, keselamatan bukanlah sesuatu yang baru kita ingat saat masalah terjadi. Keselamatan harus menjadi nafas dan bagian dari setiap tindakan yang kita lakukan, mulai dari tahap persiapan, pengecekan personel dan kelayakan peralatan, pelaksanaan pekerjaan dan komunikasi di lapangan, hingga pekerjaan tersebut selesai dan tim kembali dengan selamat,” tegas Usman.
Narahubung
Noven N. Koropit
Manager Komunikasi & TJSL
PLN UID Suluttenggo
Tlp 08162399622
Siaran Pers Nomor : 0171.PR/STH.01.05/2026











