MINUT KOMENTAR-Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti Gedung Sasana Wira Bhakti, Kantor Bupati Minahasa Utara, ketika Bupati Dr. Joune Ganda, SE. MAP. MM. M.Si., secara resmi mengukuhkan 30 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Minahasa Utara Tahun 2026, beberapa hari jelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pengukuhan menjadi tanda kesiapan mental dan fisik para pemuda terpilih untuk mengemban amanah suci, mengibarkan Sang Merah Putih dalam upacara puncak 17 Agustus 2026. Namun, bagi Bupati Joune Ganda, tugas mereka jauh melampaui momen seremonial di lapangan.
Bupati Joune menekankan bahwa menjadi bagian dari Paskibraka adalah privilege sekaligus tanggung jawab besar. Ia mengingatkan bahwa 30 nama yang berdiri tegak hari ini telah lolos melalui proses seleksi ketat dan pelatihan fisik yang melelahkan.
“Adik-adik sekalian adalah cermin, contoh nyata bagi generasi muda lainnya. Kalian menunjukkan bahwa komitmen dan disiplin tinggi adalah modal utama untuk mengisi kemerdekaan ini,” ujar Joune Ganda di hadapan para anggota Paskibraka, orang tua, serta para pembina.
Lanjut dijaskan Bupati, bahwa esensi dari latihan Paskibraka adalah pembentukan karakter. Gerakan yang sinkron, postur tubuh yang tegap, dan ketepatan waktu bukanlah tujuan akhir, melainkan alat untuk menempa jiwa kedisiplinan.
“Disiplin merupakan bagian dari kunci sukses saat kita menghadapi masa depan nanti. Tugas kalian tidak berhenti setelah bendera turun dari tiang pada 17 Agustus. Bawalah nilai-nilai kedisiplinan, persatuan, dan tanggung jawab ini kembali ke sekolah, ke keluarga, dan ke tengah masyarakat,” tegasnya.
Pengukuhan ini juga dijadikan momentum oleh Bupati untuk merefleksikan makna 81 tahun kemerdekaan Indonesia. Ia mengajak para pemuda untuk meneruskan estafet perjuangan para pahlawan bukan dengan senjata, melainkan dengan prestasi, integritas, dan pengabdian tanpa pamrih.
“Jadilah generasi penerus yang membawa Indonesia maju menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Kibarkan bendera Merah Putih dengan gagah, karena di sanalah harga diri bangsa dipertaruhkan,” tambah Joune dengan nada tegas namun penuh harap.
Sebelum prosesi pengukuhan, Bupati Joune Ganda juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pembina, pelatih, panitia, unsur TNI-Polri, serta para alumni Paskibraka (Purna Paskibraka Indonesia/PPI) yang telah mencurahkan waktu dan tenaga untuk membimbing para calon pengibar bendera hingga siap tampil prima.
Jose











