Jaksa Agung Dorong Kejaksaan Daerah Berani Tangani Kasus Korupsi Besar

JAKARTA KOMENTAR-Pemberantasan korupsi tidak boleh berhenti pada perkara-perkara kecil yang mudah dijangkau. Pesan tegas ini disampaikan Jaksa Agung sebagai pengingat bahwa tugas kejaksaan di daerah bukan hanya menindak kasus sederhana, melainkan juga berani melangkah lebih jauh menyasar perkara dengan kerugian negara yang besar dan berdampak luas bagi masyarakat.

Dalam arahannya, Jaksa Agung menekankan bahwa keadilan tidak ditentukan oleh mudah atau sulitnya sebuah perkara, melainkan oleh keberanian aparat penegak hukum untuk menindak siapa pun, di level apa pun, tanpa pandang bulu. Hal ini menjadi bagian dari komitmen institusi kejaksaan dalam menjaga integritas serta memastikan penegakan hukum berjalan secara adil dan profesional.

Kebijakan ini juga sejalan dengan upaya Kejaksaan Agung melakukan evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja kejaksaan di daerah. Aparat diminta untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan, memperkuat independensi, serta menghindari segala bentuk konflik kepentingan yang dapat merusak kepercayaan publik.

Selain itu, Jaksa Agung menegaskan bahwa penanganan perkara korupsi harus dilakukan dengan standar profesionalitas yang tinggi. Setiap langkah penyidikan dan penuntutan harus transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

Pesan ini menjadi dorongan moral sekaligus instruksi strategis bagi seluruh jajaran kejaksaan di Indonesia. Dengan keberanian dan integritas, pemberantasan korupsi diharapkan tidak hanya menyentuh kasus kecil, tetapi juga mampu menjerat perkara besar yang merugikan negara. Harapan besar ditujukan agar kejaksaan semakin dipercaya publik sebagai garda terdepan dalam menjaga keadilan dan membangun Indonesia yang bersih dari praktik korupsi.

Lai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga