Bupati Joune: ASN Pemkab Minahasa Utara Harus Siap Hadapi Tantangan Birokrasi Modern

MINUT KOMENTAR-Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menegaskan komitmennya dalam membentuk aparatur sipil negara (ASN) yang unggul dan berintegritas. Hal ini ditegaskan langsung oleh Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda. SE. MAP. MM. M.Si, saat membuka kegiatan Sosialisasi Implementasi Percepatan Manajemen Talenta ASN yang digelar oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional XI Sulawesi Utara.

Dalam kegiatan yang berlangsung di SMA Negeri 1 Aermadidi dan diikuti oleh 487 ASN serta pejabat eselon II, III, dan IV, Bupati Joune menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya transformasi kualitas sumber daya manusia di sektor pemerintahan.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah mempercepat penerapan sistem merit dan manajemen talenta di lingkungan ASN, agar kita memiliki aparatur yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan birokrasi modern,”tegas Joune.

Program Manajemen Talenta ASN yang diinisiasi oleh BKN ini, menjadi strategi nasional dalam mempercepat reformasi birokrasi, mengingat program ini dirancang untuk tiga hal yakni,

– Mengidentifikasi talenta unggul, yaitu ASN dengan kompetensi teknis dan karakter kuat untuk menduduki posisi strategis.
– Menempatkan ASN secara tepat melalui pendekatan job fit, talent fit, dan culture fit.
– Meningkatkan profesionalisme dan integritas, agar ASN mampu beradaptasi dengan dinamika pelayanan publik yang semakin kompleks.

Ia menjelaskan, bahwa selama empat hari ke depan, para peserta akan dibekali pemahaman mendalam tentang sistem merit dan strategi pengembangan karier berbasis kompetensi.

Pernyataan Joune Ganda, mencerminkan arah kepemimpinan yang progresif dan berorientasi pada hasil. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan, tetapi juga oleh kualitas pelaksana di lapangan.

“Kita tidak bisa lagi bekerja dengan pola lama. ASN harus menjadi motor penggerak perubahan, bukan sekadar pelaksana tugas,”ungkap Sekjen APKASI ini.

Dengan semangat pembaruan dan dorongan kuat dari pimpinan daerah, kegiatan ini menjadi langkah nyata menuju birokrasi yang lebih tangguh, adaptif, dan berdaya saing, sehingga pengembangan talenta ASN menjadi fondasi utama dalam membangun pelayanan publik yang prima.

“Transformasi dimulai dari manusia. Dan hari ini, Minahasa Utara telah mengambil langkah penting untuk memastikan bahwa setiap ASN siap menjadi agen perubahan,”tandas suami dari Ny. Rizya Ganda Davega ini.

Joppy Senduk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *