Jalin Silaturahmi Parlemen Nusantara, Sekwan Sulut Weliam Silangen Terima Kunjungan DPRD Papua Barat dan Sitaro

Berita Utama, DPRD, Politik1881 Dilihat

MANADO KOMENTAR-Ruang Paripurna Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara terasa lebih hangat pada Selasa (11/8/2026), saat Sekretaris DPRD Sulawesi Utara, Niklas Silangen, menerima kunjungan kerja dari rombongan DPRD Papua Barat dan DPRD Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

Pertemuan ini adalah wujud nyata harmonisasi hubungan antar-lembaga legislatif daerah dalam semangat belajar bersama untuk kemajuan wilayah.

Rombongan yang dipimpin oleh Ketua Komisi IV dan Komisi II DPRD Papua Barat, beserta anggota dewan dan staf sekretariat, disambut dengan penuh keramahan. Dalam dialog yang berlangsung cair, kedua belah pihak saling bertukar pikiran mengenai berbagai isu strategis pembangunan daerah.

Sekretaris DPRD Sulut, Weliam Niklas Silangen, dalam sambutannya menjelaskan dinamika terkini DPRD Sulawesi Utara. Ia mengungkapkan bahwa saat ini para anggota dewan sedang fokus pada tugas-tugas penting, termasuk pembahasan Badan Anggaran (Banggar) yang melibatkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi.

“Meskipun agenda kami cukup padat, kami sangat menyambut baik kehadiran rekan-rekan dari Papua Barat dan Sitaro. Kemarin kami baru saja menyelesaikan pembahasan Banggar dengan TAPD, dan akan memasuki masa sidang paripurna pada 14 Agustus mendatang. Namun, momen silaturahmi seperti ini tetap menjadi prioritas karena merupakan sarana penting untuk berbagi pengalaman,” ujar Sekwan Silangen.

Salah satu poin menarik dalam diskusi kali ini adalah pertukaran informasi mengenai regulasi daerah untuk komoditas unggulan. Anggota DPRD Sitaro mengungkapkan ketertarikan mereka untuk mempelajari Peraturan Daerah (Perda) tentang tanaman pala yang telah dimiliki oleh Papua Barat.

Diketahui, Papua Barat, khususnya Kabupaten Fakfak sebagai sentra produksi utama, telah memiliki instrumen hukum daerah yang komprehensif. Regulasi tersebut mencakup pembinaan, pengawasan, pengendalian komoditas, hingga aturan turunan berupa Rencana Aksi Daerah (RAD) perkebunan pala dan retribusi.

“Kami dari Sitaro sangat tertarik untuk mengadopsi atau menyesuaikan model produk hukum daerah tersebut. Pala juga merupakan potensi besar bagi kami, dan bagaimana Papua Barat mengelolanya melalui payung hukum yang kuat menjadi pelajaran berharga bagi kami,” ungkap perwakilan DPRD Sitaro.

Selain aspek regulasi, kunjungan ini juga bertujuan untuk studi banding terkait sektor pariwisata, infrastruktur jalan tol, serta sistem transportasi laut. Sulawesi Utara dinilai telah berhasil menyediakan akses transportasi publik yang terintegrasi, berupa kapal feri untuk konektivitas antar-pulau di Indonesia dan angkutan kepulauan di Sulut, yang menjadi rujukan bagi daerah lain.

Seusai pertemuan di gedung dewan, rombongan dijadwalkan melanjutkan kunjungan lapangan ke Dinas Pariwisata Provinsi Sulut, Dinas Kelautan, serta PT Sinar Pure Foods di Bitung untuk melihat secara langsung industri pengalengan ikan dan manajemen logistik maritim.

Menutup kegiatan, Sekwan Weliam Niklas Silangen menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepercayaan DPRD Papua Barat dan Sitaro memilih Sulawesi Utara sebagai tujuan studi banding.

“Terima kasih telah berkunjung. Semoga apa yang dilihat dan didiskusikan hari ini dapat membawa manfaat bagi pembangunan di daerah masing-masing. Mari kita terus menjaga tali persaudaraan antar-parlemen daerah untuk Indonesia yang lebih maju,” pungkas Sekwan Silangan dengan senyum ramah, mengakhiri pertemuan yang penuh dengan nuansa kekeluargaan dan optimisme.

Jose

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *