MINUT KOMENTAR-Suasana duka menyelimuti Desa Kaima Jaga II, Kecamatan Kauditan, atas berpulangnya Almarhum Bapak Pontoh Fentje Dondokambey pada usia 71 tahun, 3 bulan, 5 hari.
Kepergian Almarhum meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga besar Dondokambey-Katuuk.
Dalam momen penuh haru, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda. SE. MAP. MM. M.Si, hadir di rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus menguatkan keluarga yang ditinggalkan.
Kehadiran Bupati Joune adalah bentuk kepedulian dan kasih, bahwa dalam duka warganya, pemerintah dan masyarakat turut merasakan kehilangan.
Dihadapan keluarga, Bupati Joune menyampaikan kata-kata yang tulus sebagai bentuk penghiburan dan penguatan.
“Atas nama pemerintah, tetapi juga keluarga Ganda-Davega, saya menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya. Kiranya Tuhan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya bagi Almarhum, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi kekuatan serta penghiburan sejati. Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil. Terpujilah nama Tuhan Yesus Kristus Sang Pemilik Kehidupan,” ungkap Joune dengan mata memerah.
Ucapan ini menjadi tanda bahwa hidup adalah anugerah, dan setiap perpisahan hanyalah sementara hingga kelak dipertemukan kembali dalam kasih Tuhan.
Kehadiran Bupati Joune Ganda di rumah duka, adalah wujud nyata kepedulian seorang pemimpin daerah di tengah masyarakatnya yang sedang mengalami duka yang mendalam.
Joppy Senduk







