Bupati Joune Ganda Hadir Ibadah Agung, Pembukaan HAPSA P/KB Sinode GMIM 2026

MANADO KOMENTAR-Gedung Mission Center GMIM di Jalan Ring Road Manado, tampak penuh sesak dan bergetar oleh nyanyian pujian ribuan jemaat yang menghadiri Ibadah Agung pada Jumat (05/06/2026).

Momentum bersejarah itu menandai pembukaan seluruh tangkaian Hari Persatuan Pria/Kaum Bapa (HAPSA) Sinode GMIM Tahun 2026, sebuah ajang akbar yang menjadi barometer spiritualitas kaum bapak di Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM).

Kehadiran Bupati Minahasa Utara, Pnt. Dr. Joune Ganda, SE. MAP. MM. M.Si, memberikan warna khusus dalam ibadah agung yang dipimpin oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, Pdt. Dr. Adolf Wenas, M.Th.

Joune Ganda tidak hanya hadir sebagai salahsatu pelayan khusus. Ia datang membawa pesan tegas dukungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terhadap peran strategis gereja, dalam membentuk karakter masyarakat yang tangguh.

Usai mengikuti Ibadah Agung, Joune Ganda mengatakan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari kekuatan moral dan spiritual warganya. Ia mengapresiasi HAPSA Sinode GMIM 2026 sebagai wadah vital untuk memperkuat fondasi keluarga, yang merupakan unit terkecil namun paling penting dalam masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara berdiri penuh di belakang gerakan-gerakan positif seperti HAPSA ini. Kami menyadari betul bahwa tanpa keteladanan kaum bapak dalam keluarga, mustahil kita bisa menciptakan generasi muda yang berkarakter. Pria GMIM bukan sekadar jemaat, tapi adalah pilar utama ketahanan sosial di Minut,” ujar Joune Ganda saat diwawancarai sejumlah wartawan disela-sela kegiatan.

Ia menyatakan dukungan penuh setiap program pelayanan yang dilakukan oleh Sinode GMIM. Karena ketika nilai-nilai keimanan, kasih, dan integritas hidup subur di tengah jemaat, dampaknya akan langsung terasa dalam penurunan angka kriminalitas, peningkatan etos kerja, dan harmonisasi sosial di daerah. “Ini adalah kemitraan suci antara altar dan meja kerja pemerintahan,”tambanya.

Kehadiran Bupati Joune Ganda dinilai sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah daerah siap berkolaborasi dengan gereja dalam menangani isu-isu sosial, seperti pencegahan narkoba, kekerasan dalam rumah tangga, dan pengangguran, melalui pendekatan pastoral dan pemberdayaan ekonomi.

Ibadah Agung ditutup dengan doa berkat yang menandai dimulainya rangkaian kegiatan HAPSA Sinode GMIM 2026 yang akan berlangsung hingga tiga hari ke depan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H., para Kepala Daerah se-Sulawesi Utara, serta Ketua Pria/Kaum Bapa Sinode GMIM, Pnt. Ir. Maurits Mantiri, M.M., ini berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh sukacita.

Jose

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *