Keke dari Minut Annabelle Maliangkay, Melangkah ke Panggung 20 Finalis Pemilihan Putri Otonomi Indonesia 2026

Joune Ganda – Annabelle Maliangkay

JAKARTA KOMENTAR-Rangkaian Pemilihan Putri Otonomi Indonesia (POI) 2026 telah resmi dimulai pada awal Juni 2026 di Jakarta. Ajang yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) telah dibuka oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dr. Joune Ganda. SE. MAP. MM. M.Si pada hari Selasa (02/06/2026) lalu.

Dari data yang dihimpun komentar.co.id ajang yang menampilkan utusan dari Kabupaten se-Indonesia ini memasuki tahap karantina dengan menetapkan 20 finalis, setelah rangkaian pendaftaran ditutup pada 19 Mei 2026 lalu.

Bersamaan dengan itu, Annabelle Maliangkay, yang mewakili Kabupaten Minahasa Utara melangkah ke panggung Putri Otonomi Indonesia (POI) 2026 dan berada dideretan 20 besar.

Dalam pernyataannya, Joune Ganda yang juga Bupati Minahasa Utara menegaskan, bahwa ajang pencarian Putri Otonomi Indonesia (POI),  bukan tentang kompetisi tapi bagaimana membawa harapan, cerita, dan kekayaan tanah kelahiran Minahasa Utara, untuk disuarakan dipanggung nasional agar dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Menurut Joune, POI menjadi  ajang menjadi pembuktian bahwa perempuan muda daerah punya ruang untuk naik level. Bukan cuma soal penampilan, tapi tentang ketajaman menyampaikan gagasan.

Ia juga menjelaskan bahwa POI adalah ruang untuk mencari para komunikator tangguh yang mampu menyuarakan potensi pariwisata, investasi, hingga ekonomi kreatif yang unik serta unggul di daerah masing-masing peserta.

“Mari bersama kita kirimkan doa dan dukungan terbaik untuk Annabelle yang sedang berjuang di Jakarta. Biarkan ketulusan dan kecerdasan putri Bumi Tonsea ini bersinar, membawa kebanggaan bagi Bumi Nyiur Melambai,”tutup suami tercinta dari Ny. Rizya Ganda Davega ini.

Jose

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *