Voucke Lontaan Mundur, Fernando Adam – Satrin Lasena Head to Head Rebut Kursi Ketua DK PWI Sulut

Foto (Satrin Lasena kiri, Fernando Adam tengah)

MANADO KOMENTAR-Konstelasi pemilihan Ketua Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara periode 2026–2031 mengalami perubahan signifikan. Drs. Voucke Lontaan, yang sebelumnya digadang sebagai salah satu calon kuat, resmi menyatakan mundur dari pencalonan.

Dalam konfirmasi melalui sambungan telepon, Voucke menegaskan bahwa dirinya memilih fokus pada amanah baru sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Utara.

“Saya telah menyatakan mundur sebagai calon Ketua DK PWI Sulut karena telah menerima jabatan baru sebagai Ketua SMSI Sulut. Surat resmi pengunduran diri akan segera saya sampaikan kepada panitia Konferensi PWI,” ungkapnya di Manado, Jumat (20/03/2026).

Keputusan Voucke membuka jalan bagi dua wartawan utama PWI Sulut, Fernando Adam dan Satrin Lasena, untuk tampil head to head memperebutkan kursi Ketua DK. Posisi ini sebelumnya ditempati Jemmy Saroinsong, yang memilih tidak lagi mencalonkan diri.

Dengan demikian, dinamika pemilihan Ketua DK PWI Sulut kini mengerucut pada pertarungan dua figur yang sama-sama memiliki rekam jejak panjang di dunia jurnalistik. Pertarungan Adam dan Lasena dipastikan menjadi sorotan utama dalam konferensi mendatang, sekaligus menandai babak baru kepemimpinan Dewan Kehormatan PWI Sulut.

Joppy Senduk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *