MINUT KOMENTAR-Tahun Baru Imlek adalah momen penting dalam kalender budaya masyarakat Tionghoa yang dirayakan berdasarkan perhitungan kalender lunar, oleh karena itu, Bupati Minahasa Utara Joune. Ganda. SE. MAP. MM. M.Si menyampaikan ucapan selamat hari raya Imlek bagi masyarakat yang mereyakannya.
Perayaan ini kata Joune tidak hanya menandai pergantian tahun, tetapi juga simbol awal baru yang sarat harapan, doa, serta semangat kebersamaan.
Masyarakat keturunan Tionghoa di Minahasa Utara, merayakan Imlek dengan beragam tradisi seperti berkumpul bersama keluarga, makan malam bersama, berbagi angpao, hingga menyampaikan ucapan penuh makna kepada orang-orang terdekat, membuktikan kebersamaan yang sudah melekat dihati.
Lanjut kata Bupati Joune, tanggal 17 Februari 2026, masyarakat Tionghoa memasuki Tahun Baru Imlek, menandai peralihan ke Tahun Shio Kuda Api. Dalam kepercayaan Tionghoa, shio Kuda dikenal sebagai simbol energi, kebebasan, kerja keras, dan keberanian untuk melangkah maju. Sementara itu, elemen api melambangkan gairah, semangat membara untuk mencapai tujuan.
Kombinasi Kuda dan Api kerap dimaknai sebagai pertanda tahun yang dinamis, penuh tantangan, sekaligus sarat peluang, sekaligus menjadi suasana penuh optimisme.
Melalui unggahan di akun instagram pribadinya, putra Tonsea yang juga Sekjen APKASI ini tampil bersama istri tercinta, Ny. Rizya Ganda Davega, mengenakan busana merah yang melambangkan keberuntungan dan kebahagiaan. Dalam pesan yang dibagikan, ia menekankan pentingnya menjadikan Imlek sebagai awal yang penuh harapan.
Pada unggahan lainnya, Bupati Joune tampil bersama Wakil Bupati Kevin Lotulung dengan ucapan yang sama, yang menegaskan bahwa pemerintah hadir disetiap perayaan keagamaan tanpa membeda-bedakan agama manapun.
Joppy Senduk













