Anggota DPRD Sulut Amir Liputo Reses di Kelurahan Banjer Manado

MANADO KOMENTAR-Ratusan warga Kelurahan Banjer, Kecamatan Tikala, memadati area sekitar Waduk Banjer untuk menghadiri kegiatan Reses Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Amir Liputo, SH. Pertemuan ini menjadi ruang dialog terbuka antara masyarakat dan wakil rakyat, di mana berbagai keluhan serta harapan disampaikan secara langsung.

Mengawali kegiatan, Amir Liputo menegaskan kembali makna dari reses.
“Reses adalah kesempatan bagi kami, Anggota DPRD, untuk kembali hadir di tengah masyarakat. Kami datang bukan hanya untuk menyampaikan, tetapi terutama untuk mendengar. Aspirasi masyarakat adalah buah pikiran yang akan kami perjuangkan di lembaga legislatif,” ujar Amir.

Dalam sesi tanya jawab, sejumlah warga menyampaikan persoalan yang mereka hadapi natara lain,

  • Bantuan pemerintah bagi masyarakat kurang mampu yang dinilai belum tepat sasaran.
  • Pungutan liar di Pasar Bersehati Manado, di mana tarif parkir resmi Rp3.000, namun ada oknum yang meminta Rp10.000 tanpa karcis.
  • Permintaan dukungan dana hibah dari kelompok ibu-ibu Majelis Taslim di Lingkungan 7 Banjer, untuk menunjang kegiatan sosial dan keagamaan.

Menanggapi beragam masukan tersebut, Amir Liputo menegaskan komitmennya untuk membawa aspirasi warga ke meja pembahasan DPRD.
“Semua masukan akan kami catat dan tindaklanjuti dalam pembahasan di legislatif. Tidak ada aspirasi yang akan diabaikan, karena suara masyarakat adalah dasar dari setiap kebijakan,” tutupnya.

Kegiatan reses ini tidak hanya menjadi wadah penyampaian keluhan, tetapi juga memperlihatkan semangat kebersamaan antara masyarakat dan wakil rakyat. Kehadiran ratusan warga Banjer menunjukkan betapa besar harapan mereka agar suara lokal benar-benar diperjuangkan di tingkat provinsi.

Jose

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *