Bupati Joune Ganda Dampingi Komisi IV DPR RI dalam Kunjungan ke- PT. Sulawesi Utama Wirakarya di Minahasa Utara

MINAHASA UTARA KOMENTAR-Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune Ganda SE. MAP. MM. M.Si, hadir dalam kunjungan kerja (Kunker) Komisi IV DPR RI di PT Sulawesi Utama Wirakarya, yang berlokasi di Desa Batu, Kecamatan Likupang Selatan, Jumat (9/10/2026).

Kehadiran Joune Ganda, menjadi bentuk komitmen serius Pemerintah Daerah dalam mendukung pengembangan industri peternakan yang berstandar tinggi, sekaligus memfasilitasi dialog antara pemerintah pusat dan pelaku usaha.

Kunjungan kerja yang difasilitasi oleh Pemkab Minahasa Utara ini bertujuan untuk mendiskusikan serta meninjau secara langsung program monitoring biosekuriti dan pengembangan industri peternakan, khususnya peternakan babi.

Peninjauan ini dinilai sangat krusial guna memastikan penerapan langkah-langkah pengamanan kesehatan hewan yang ketat, serta memacu pertumbuhan sektor peternakan yang berkelanjutan di daerah tersebut.

Dalam sambutannya di hadapan rombongan Komisi IV DPR RI, Bupati Joune Ganda menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha adalah kunci kemajuan Minahasa Utara. Ia menyambut baik atensi Komisi IV DPR RI terhadap sektor peternakan di daerahnya.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kunjungan Komisi IV DPR RI. Kehadiran Bapak/Ibu anggota DPR RI, menunjukkan kepedulian pusat terhadap potensi daerah kami. PT Sulawesi Utama Wirakarya adalah salah satu aset investasi penting yang tidak hanya menggerakkan roda ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal,” ujar Bupati Joune Ganda.

Lebih lanjut, Bupati Joune Ganda memberikan penekanan khusus pada aspek biosekuriti. Mengingat tantangan sektor peternakan terhadap wabah penyakit, ia meminta agar perusahaan dan peternak rakyat terus berkolaborasi dalam menjaga kesehatan hewan.

“Yang paling utama bagi kami adalah aspek biosekuriti. Kesehatan hewan harus dijaga dengan protokol yang sangat ketat. Hal ini bukan hanya untuk menjaga populasi dan keberlangsungan industri, tetapi juga untuk melindungi peternak rakyat dan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar,” tegas Joune Ganda.

Kunjungan kerja ini ditutup dengan sesi diskusi dan tukar pikiran mengenai potensi, tantangan, serta kebutuhan regulasi untuk industri peternakan ke depan. Melalui kunjungan ini, diharapkan dapat lahir dukungan kebijakan yang lebih progresif dari DPR RI guna memajukan sektor peternakan di Minahasa Utara yang aman, sehat, dan berdaya saing.

Joice

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *