Peristiwa Grag Race Kotamobagu, IMI Sulut Bentuk Tim Investigasi

Uncategorized1014 Dilihat

Berty Alan Lumempouw

MANADO KOMENTAR-Pengurus Daerah Ikatan Motor Indonesia KMI Sulut menyatakan, penyebab tragedi kecelakaan maut pada ajang Open Tournament Tidar Drag Race & Drag Bike di Kotamobagu, Minggu (09/08/2026) telah menewaskan 8 penonton dan melukai 9 orang lainnya.

Ketua Bidang Hukum dan Advokasi sekaligus Kuasa Hukum Pengprov IMI Sulut, Berty Alan Lumempouw, menyampaikan hal tersebut dalam wawancara di Manado.

“Kami berduka mendalam atas jatuhnya korban. IMI Sulut mendukung penuh proses hukum yang sedang dijalankan aparat penegak hukum,” ujar Berty.

Berty menjelaskan, IMI adalah satu-satunya otoritas yang berwenang memberikan rekomendasi penyelenggaraan kegiatan olahraga otomotif. Peran IMI meliputi,

  • Melakukan survei dan penilaian kelayakan lokasi serta lintasan
  • Menetapkan standar keselamatan, mulai dari lebar lintasan, pengaman, hingga zona aman penonton
  • Memberikan rekomendasi izin apabila syarat teknis terpenuhi
  • Mengawasi pelaksanaan agar sesuai aturan

“IMI tidak menentukan lokasi secara sepihak, namun yang menilai kelayakan dan memberikan rekomendasi adalah tim survei kami,” tegas Berty merujuk pada pernyataan panitia bahwa tiga lokasi diusulkan dan Upai yang dinilai memenuhi syarat oleh tim IMI.

Dijelaskan Berty, panitia bertanggung jawab menyediakan fasilitas pengaman sesuai arahan IMI, menempatkan penonton di zona aman, memasang pembatas yang kuat, serta menyediakan tim medis dan jalur evakuasi.

Berty menyebut pertanggungjawaban ditentukan berdasarkan hasil penyelidikan yang meliputi beberapa hal diantaranya, apakah kecelakaan disebabkan karena kelalaian mengemudi atau kendaraan tidak layak.

“Investigasi ini tidak mengambil alih kewenangan kepolisian, melainkan untuk mengevaluasi seluruh mekanisme agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkas Berty.

Sementara itu, Polda Sulut telah menarik kasus ini untuk diselidiki secara langsung dengan meriksa pembalap dan semua yang terkait dalam kegiatan tersebut sebagai saksi-saksi terkait.

 jose

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *