Ade Saerang Luruskan Isu Pindah Partai, Tegaskan HANURA Sulut Solid Tanpa Kehilangan Kader Inti

MANADO KOMENTAR-Menanggapi sejumlah pemberitaan yang beredar di media sosial maupun portal berita mengenai dugaan perpindahan salahsatu pengurus DPD Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) Sulawesi Utara ke partai lain, Ketua DPD HANURA Sulut, Ade Apriano Saerang, ST. M.Si, memberikan klarifikasi tegas namun tetap santun.

Ia menegaskan bahwa struktur kepengurusan hasil Musyawarah Daerah (Musda) 2026 bersifat utuh, solid, dan tidak ada satu pun pengurus inti yang berpindah haluan.

Klarifikasi ini merespons informasi terkait Suryawati, yang disebut-sebut sebagai Bendahara HANURA Sulut yang pindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ade Saerang meluruskan fakta tersebut dengan data administratif yang jelas.

“Perlu saya luruskan secara tegas agar tidak menjadi konsumsi publik yang keliru, Ibu Suryawati adalah mantan Bendahara DPD HANURA Sulut pada periode sebelumnya. Sejak dilaksanakan Musda 2026, kepengurusan lama telah didimisionerkan. Artknya seluruh jabatan pengurus lama telah berakhir secara otomatis,” jelas Ade Saerang.

Ade menekankan bahwa dalam struktur kepengurusan DPD HANURA Sulut periode 2026-2031 yang baru saja dilantik, tidak ada nama Suryawati dalam daftar pengurus, apalagi sebagai Bendahara. Tidak ada Surat Keputusan (SK) pengangkatan, dan ia tidak pernah dilantik dalam struktur baru ini.

“Jadi, secara de facto dan de jure, beliau adalah mantan pengurus, bukan pengurus aktif. Oleh karena itu, istilah ‘kader HANURA yang pindah partai’ dalam konteks kepengurusan saat ini adalah tidak tepat. Yang benar adalah mantan pengurus yang kini memilih jalur politik berbeda,” tegas Ade.

Menyikapi pilihan individu tersebut, Ade Saerang menunjukkan kedewasaan berpolitik. Ia menyatakan bahwa HANURA Sulut tidak merasa kehilangan, karena fondasi partai kini dibangun oleh kader-kader baru dan pengurus inti yang memiliki komitmen tinggi terhadap visi kebangkitan HANURA.

“Setiap warga negara Indonesia, termasuk mantan rekan-rekan kami, memiliki hak konstitusional untuk berkarya di partai mana pun sesuai hati nurani mereka. Kami menghormati hak tersebut. Namun, bagi HANURA Sulut, ini tidak mempengaruhi sedikitpun elektabilitas atau strategi politik kami,” ujar Ade.

Ia menambahkan bahwa kekuatan HANURA saat ini terletak pada konsolidasi masif di tingkat kota/kabupaten dan program kerja yang terukur, bukan pada figur individu masa lalu. Kepemimpinannya justru semakin fokus memperkuat mesin partai dari akar rumput hingga ke pusat.

Ditengah dinamika tersebut, Ade Saerang menjamin bahwa internal DPD HANURA Sulut sangat solid. Tidak ada retak, tidak ada kegoyahan. Justru, momen ini menjadi bukti kematangan organisasi dalam menyaring informasi dan menjaga fokus pada tujuan besar, yaitu mengembalikan kejayaan HANURA di Sulawesi Utara.

“Kami akan terus melangkah lebih baik. Fokus kami adalah membangun HANURA yang bermartabat, profesional, dan dekat dengan rakyat. Isu-isu kecil seperti ini tidak akan mengganggu langkah strategis kami,” tutup Ade Saerang dengan penuh keyakinan.

Dengan klarifikasi ini, HANURA Sulut di bawah kepemimpinan Ade Saerang menunjukkan wajah baru, transparan, taat pada aturan organisasi, dan tak tergoyahkan oleh rumor, karena politik HANURA kini bergerak berdasarkan fakta, kerja nyata, dan integritas.

Jo-Se

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *