MINSEL KOMENTAR-Suasana haru dan sukacita menyelimuti perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-191 GMIM Jemaat Bait El Ritey, Kabupaten Minahasa Selatan.
Dalam momen sakral tersebut, Plt. Sekretaris DPRD Weliam Niklas Silangen, hadir mewakili Gubernur Sulawesi Utara untuk menyampaikan sambutan penuh hikmat.
Melalui suaranya, tersirat pesan mendalam dari Gubernur YSK yang mengajak seluruh jemaat untuk senantiasa memuliakan nama Tuhan dan menjaga kekudusan gereja sebagai “Rumah Tuhan”.
Dalam sambutannya yang dibacakan dengan lantang dan penuh penghayatan, Weliam Niklas Silangen menggarisbawahi makna teologis dari nama “Bait El” yang berarti “Rumah Tuhan” atau “Tempat Pertemuan dengan Allah”.
Ia menekankan bahwa usia 191 tahun bukan sekadar angka kronologis, melainkan bukti nyata penyertaan Tuhan Yang Maha Esa yang tak pernah putus atas jemaat ini.
“Saudara-saudara terkasih dalam Kristus, di usia yang ke-191 ini, GMIM Jemaat Bait El Ritey dipanggil bukan hanya untuk merayakan sejarah, tetapi untuk memperbarui komitmen iman. Sebagai ‘Bait El’, jemaat ini harus tetap menjadi tempat di mana langit dan bumi bertemu, di mana suara doa naik dan berkat Tuhan turun,”ungkapnya mewakili pernyataan Gubernur.
Ditengah tantangan zaman yang semakin kompleks, jemaat diminta untuk tetap berakar kuat pada Firman Tuhan. “Jangan biarkan dunia luar menggerus nilai-nilai kerajaan Allah di dalam hati kita. Jadikan gereja ini benteng moral, sumber penghiburan, dan terang bagi masyarakat sekitar. Biarkan setiap sudut Bait El Ritey dipenuhi oleh kasih, damai sejahtera, dan kebenaran Injil,”ujar Niklas.
Dijelaskan Weliam Niklas Silangen bahwa keberadaan jemaat hingga saat ini adalah murni karena anugerah dan pemeliharaan Tuhan.
“Kita berkumpul hari ini bukan karena kekuatan manusia, bukan karena strategi organisasi semata, tetapi karena tangan Tuhan yang menopang. Mari kita rendahkan hati, mengakui bahwa segala kemuliaan hanya bagi Nama-Nya. Biarlah perayaan HUT ke-191 ini menjadi momentum pertobatan dan pembaharuan semangat pelayanan,”jelasnya.
Lanjut kata Niklas Silangen, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara senantiasa mendukung kebebasan beribadah dan peran gereja dalam pembangunan moral bangsa. Teruslah menjadi garam dan terang, seperti yang diperintahkan oleh Yesus Kristus.
Perayaan HUT ke-191 ini ditutup dengan doa bersama dan nyanyian pujian yang menggema, mengukuhkan tekad jemaat Bait El Ritey untuk terus berjalan dalam iman, harapan, dan kasih di bawah naungan kasih karunia Tuhan.
Sebagai wakil pemerintah daerah, Weliam juga menyampaikan apresiasi atas peran aktif GMIM Jemaat Bait El Ritey dalam membangun karakter masyarakat Minahasa Selatan yang beriman dan bertakwa. Ia berharap sinergi antara gereja dan pemerintah terus terjalin dalam semangat melayani sesama, khususnya bagi mereka yang lemah, miskin, dan tertindas.
Jose













